Persindonesia.com Jembrana – Kedua kalinya pengemis yang mengaku buta bernama Yuda Alfiad asal Sragen Jateng sering beraksi di seputaran Kota Negara, Kabupaten Jembrana kembali diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana, saat beraksi di Traffic Light perempatan Taman Sari, Kelurahan BB Agung, Kecamatan Negara, Jembrana sekira pukul 14.00 wita.

Lucunya, setelah berhasil diamankan, petugas menemukan pengemis tersebut mempunyai surat ijin mengemudi (SIM), akan tetapi masih kukuh mengatakan dirinya buta. Atas pengakuannya, petugas langsung menginformasikan kepada Dinas Sosial, bertepatan Kepala Dinas Sosial dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang juga merupakan seorang dokter. Setelah dicek, ternyata hasilnya pengmis tersebut tidak mengalami kebutaan.
Pelaku Pencurian 9 SD di Jembrana Akhirnya Dibekuk Polisi
Saat dikonfirmasi Kasat Pol PP Kabupaten Jembrana I Made Leo Agus Jaya menuturkan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga bahwa ada pengemis yang buta sedang minta-minta di Perempatan Taman Sari. “Dari laporan tersebut kami berhasil amankan dan langsung dibawa kekantor,” ujarnya. Rabu (5/7/2023).
Leo mengaku, saat diperiksa kartu identitasnya, pengemis yang mengaku buta tersebut berasal dari Sreageb Jawa Tengan. “Anehnya dia mempunyai SIM ini yang membuat kita curiga apa dia memang benar buta atau hanya berbohong. Kami juga sudah menginformasikan ke dinas sosial untuk konselingnya,” terangnya.
Diduga Ngantuk, Istri dan Anak Meninggal Ditempat Saat Nabrak Pohon
Setelah diperiksa, imbuh Leo, oleh Kadis Sosial Jembrana yang juga merupakan seorang dokter hasilnya, pengemis tersebut tidak dalam keadaan buta. “Tadi sedang diperiksa oleh pak kadis yang merupakan seorang dokter, ternyata pengemis itu berbohong mengaku buta,” jelasnya.
Lebih jelasnya Leo mengatakan, pihaknya jga mengantar pengemis tersebut menuju tempat kos-kosannya di daerah Ketugtug untuk mengambil baju dan besok dikembalikan ke daerah asalanya. “Dia akan menginap di Kantor Pol PP, dan besok akan dipulangkan oleh dinas sosial akan diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. Dar






