Miris! Dipicu Kesalahpahaman Sehingga Adu Jotos Pun Terjadi

Sampang, Persindonesia – Agus, sala satu keluarga yang merasakan mirisnya kesalahpahaman sehingga terjadilah baku hantam secara spontan ,mirisnya pelaku dan korban masi ada hubungan darah antara ponakan dan paman. Rabu 2 Agustus 2023

” awal mula kesalahpahaman yang terjadi dimana terduga pelaku dan korban baru saja melakukan hajatan atau selamatan untuk acara pernikahan saudaranya, walaupun saat itu H. Nuryasin (terduga pelaku) tidak menghadiri acara tersebut, padahal hajat yang di selenggarakan tidak jauh dari rumahnya, dan masi satu tembok pagar . Setelah itu sang paman keluarkan mobil dari rumahnya namun tidak lama kemudian beliau kembali ke rumah sambil melihat dan berkata ( hei ayok kalau mau tengkar ambil celurit , tujuan ke rosi ) .dari situ terjadilah cekcok hingga terjadi pemukulan kepada saudara rosi , melihat kejadian tersebut Holil mencoba melerai namun tangan Holil di Pelintir dan mendapatkan cakaran tanpa disadari Holil pun membalas dangan spontan.

Keributan Pun terjadi sehingga banyak menarik sebagian tamu yang berada di tempat kejadian ,keributan tidak dapat dihindarkan ,baku hantam yang saat itu terjadi ,mingu 30,april,2023. Sekitar kurang lebih pukul 22 waktu setempat. dsn. Oloh laok ds. Bunten barat. Kec ketapang sampang. Tidak lama akhirnya pertikaian dapat dibubarkan oleh para kerabat dan sebagian tamu yang masi ada di tempat tersebut.

Namun miris sang paman mala melaporkan pertikaian tersebut ke mapolres sampang pada hari senin ( 01/05/2023) .pelaporan tersebut oleh H. Noryasin tertuju kepada dugaan pengeroyokan dengan inisial. (A) 55th, (A)19th, (H) 25th, (R) 22th, (A)17th ,dan (A) 35th. dengan adanya laporan tersebut salah satu dari ke enam dugaan pengeroyokan jadi tersangka. (H) 25th.

Dengan adanya laporan tersebut pihak terlapor melaporkan balik, bahwasanya semua tuduhan dan laporan yang dilakukan H. Noryasin tidak sesuai fakta yang terjadi saat itu. Agus sala satu korban terlapor ikut geram sehingga ikut mendampingi (H) untuk melaporkan balik H. Noryasain ke pihak berwajib, dengan dugaan penganiayaan . Dengan membawa bukti hasil visum dan beberapa saksi yang saat itu benar benar berada di tempat kejadian tersebut.

“hinga saat ini terduga pelaku H. Noryasin suda jadi tersangka dan holil korban. yang dilaporkan juga jadi tersangka. Kesalahpahaman yang masi saudara terus berlanjut hingga saat ini masi belum ada titik terang antara kedua belah pihak.

Agus salah satu korban terlapor menuturkan kepada awak media , tuduhan dan pelaporan dirinya dan saudaranya tidak sesuai fakta dan cenderung membuat laporan palsu. Sesuai fakta dan saksi ditempat kejadian ,bahwa sang paman alias H. Noryasinla yang memukul duluan terhadap rosi dan holil. Sehingga holil secara spontan membalasnya saat mencoba melerai.dan yang ke 5 terlapor hanya berusaha melerai bukan ikut mengeroyok .tutur agus saat ditemui awak media rabu 02/08/2023. Pkl 21wib surabaya.

Agus berharap pihak H. Noryasin mengklarifikasi semua tuduhannya. Sehingga apa yang dilaporkan tidak merugikan kedua belah pihak. Agus juga merasakan efek trauma dan merasa malu karna masi dalam lingkungan pesantren dan tokoh tokoh ulama ,apalagi Ini juga masi saudara sedarah dan hubungan erat antara paman dan ponakan seperti seorang ayah dan anak. Tutur Agus

Namun jika kasus ini masi tetap berlanjut dan titik terang suda tidak bisa di hindari maka Holil dan semua yang terlibat akan melawan dan siap mengikuti proses hukum kemanapun dan dimanapun. Karna kami bener bener tidak bersalah. Kami punyak saksi kurang lebih 6 orang dan kalau dibutuhkan semua yang ada pada kejadian tersebut siap jadi saksi . Tutur Holil melalui seluler.

(Ary Gajah Mada)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *