Kendala Kekurangan SDM, Pelayanan Home Care di Jembrana Tetap Berjalan

Persindonesia.com Jembrana – Kendati kekurangan tim medis pelayanan home care, yaitu pelayanan kesehatan kunjungan ke rumah-rumah untuk para lansia di Kabupaten Jembrana tetap berlanjut. Program tersebut merupakan salah satu program dari JKJ Plus.

Seperti halnya di Puskesmas I Jembrana yang membawahi 2 desa dan 3 kelurahan di Kecamatan Jembrana, pelayanan kesehatan Home Care tetap berjalan mesikipun kekurangan SDM

Kepala Puskesmas I Jembrana, Drg. Ni Ketut Ayu Wardiani mengatakan, program tersebut masih berjalan sampai saat ini, program ini sudah sesuai, lantaran sekarang kondisi di Puskesmas pasiennya semakin banyak, jadi pihaknya mengutamakan pelayanan di Puskesmas terlebih dahulu, lantaran kekurangan perawat.

Kompas TV Anugerahi Bupati Jembrana atas Prestasi Wujudkan Kabupaten Layak Anak

ā€œSelain itu pemegang program semua sudah terisi. Petugas yang ditugaskan di program ini hanya 1 orang. Untuk meminimalkan pegawai ke lapangan kami sudah bersinergi dengan pihak desa,ā€ jelasnya. Selasa (12/09/2023)

Ayu menambahkan, lantaran perawat terbatas, pihaknya mengutamakan terlebih dahulu pelayanan di Puskesmas. ā€œkita utamakan dulu pelayanan di Puskesmas ya minimal ada 2 petugas dimasing-masing poli, dengan pasien sebanyak ini mereka kelabakan. Makanya ini kita utamakan terlebih dahulu, baru kita ke lapangan,ā€ terangnya.

Ayu mengaku, sebelumnya pihaknya sudah menyampaikan pada saat ada rapat seperti musrenbang di desa. ā€œSudah sudah informasikan ke desa, supaya setiap keliang banjar atau kaling mendata para lansia jika ada yang membutuhkan pelayanan kesehatan dirumahnya,ā€ ucapnya.

Hari Pertama Berkantor, Pj. Gubernur Gelar Coffee Morning Dengan Kepala OPD

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, Dr. Made Dwipayana. Ia mengatakan, keterbatasan SDM menjadi salah satu kendala dalam pelayanan home care.”Program lansia masih tetap berlangsung namun ok keterbatasan sdm dan sarana tidak semua lansia bisa dikunjungi setiap saat. Setiap bulan sekali juga ada pemeriksaan lansia di desa-kelurahan,” kata Dr. Dwipayana.

Ia menambahkan, jika kondisi lansia berat, pihaknya telah menyediakan ambulance di setiap Puskesmas di Jembrana. ā€œJika membutuhkan kendaraan silahkan info ke Puskesmas terdekat. Kami berharap, ke depannya pelayanan home care lansia bisa berjalan lebih optimal dengan dukungan dari berbagai pihak,” kata Dr. Dwipayana. Hms

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *