Persindonesia.com – Jembrana. Warga Desa Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana mengalami keracunan makanan saat menghadiri sebuah acara keagamaan di desa setempat pada hari Minggu (29/10/2023) malam.
Adapun warga yang mengalami keracunan makanan sebanyak 52 orang. Sejak pagi warga terus berdatangan ke ke UPTD Puskesmas II Negara di Pengambengan, Negara. Dari sejumlah pasien yang dirawat, beberapa pasien mengaku kondisinya sudah mulai membaik. Dari 51 orang yang keracunan, 50 orang menjalani rawat jalan dan 2 orang lainnya menjalani rawat inap
Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Puskesmas II Negara, dr Ni Made Anggaraeni didampingi Sub Koordinator Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Jembrana I Kade Sugita, Senin sore mengatakan ada 52 orang warga yang mengalami gejala keracunan. Dengan gejala sakit perut, diare, mual, muntah dan pusing.
Cegah Bullying Polres Bondowoso Sosialisasikan Literasi Digital kepada Para Pelajar
“Kami sudah melakukan pengecekan ke lapangan dengan surveilans dan melakukan pengecekan. kami belum mengetahui sumbernya dari makanan apa karena semua makanan sudah habis,” jelasnya. Senin (30/10/2023).
Pihaknya menduga keracunan diakibatkan bakteri. Lantaran makanan sudah habis, pihaknya tidak mendapatkan sample untuk diuji. “Hanya dari informasi telur yang masih ada, nanti sample telur kami lakukan uji lab,” ungkapnya.
“Kami menduga keracunan akibat bakteri. Namun kami belum mengetahui sumbernya dari makanan apa karena semua makanan sudah habis. Jadi tidak mendapatkan sample makanannya. Hanya dari informasi telur yang masih ada, nanti sample telur kami lakukan uji lab,” jelasnya.
Imam Besar FBR Berharap Budaya Betawi Masuk Dalam RUU Daerah Khusus Jakarta
Salah satu pasien asal Luh Sri Wardani asal Banjar Anyar, Desa Tegal Badeng Barat, mengatakan, Minggu malam dia menghadiri acara keagamaan di Tegal Badeng Barat. Menurutnya, dirinya mendapatkan nasi kotak dan dimakan.
“Mulai pagi tadi perut saya sakit dan langsung ke Puskesmas.Tidak tahu apa yang menyebabkan keracunan. Karena menu makanan ada nasi kotak, lalapan, sate gule. Kalau saya makan nasi kotak,” ucapnya.






