Persindonesia,com Jembrana – Pelecehan seksual terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Jembrana. Kali ini anak kelas empat SD di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana menjadi korban pelecehan orang dewasa di dekat tempat korban bersekolah beberapa hari yang lalu.
Kejadian tersebut saat dikonfirmasi awak media via whatsapp dibernakan oleh Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Agus Riwayanto Diputra. Dirinya mengaku pelaku pelecehan seksual tersebut sudah berhasil diamakan. “Benar bang. Tapi tidak kami release secara langsung karena menjaga psikis dari anak sebagai korban, ” terangnya Sabtu (11/11/2023).
Agus mengaku, pihaknya banyak menerima pengaduan kasus pencabulan terhadap anak. Dirinya merasa sangat perihatin dan berharap peran orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya. “Kami cukup prihatin karena banyak anak-anak yang menjadi korban. Kami harap orang tua jangan mudah percaya meninggalkan anaknya sendirian,” jelasnya.
Mendikbudristek Setujui PWI Lanjutkan Program SJI
Sampai saat ini, lanjut Agus pelaku sudah diamankan di Mapolres Jembrana dan sedang dilakukan penyidikan terkait kasus tersebut. “Pelakunya sudah kita amankan. Kita lengkapi berkasnya, ini baru kita lengkapi pemberkasannya, lalu kita kirim ke jaksa, ” ungkapnya.
Saat dikonfirmasi ditempat terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Jembrana, Ida Ayu Sri Utami Dewi saat dikonfirmasi mengaku, saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kasus tersebut. “Info dari Polres saat ini sedang melakukan lidik, ” ungkapnya.
Agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dirinya sangat berharap bahwa nantinya pihak keluarga dan lingkungan benar-benar bisa lebih waspada dengan sekitar agar bisa menjaga anak-anakanya dengan baik. “Kami akan menempuh upaya-upaya pencegahan dengan dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan meningkatkan koordinasi dengan aparat-aparat kepolisian. Kami juga akan pantau kondisi korban terlebih dahulu,” jelasnya. Sur






