Tangerang Selatan, Persindonesia.com– Pada tanggal 25 Oktober 2023 Kota Tangerang Selatan Genap berusia 15 Tahun, Banyak acara hiburan dan seremonial yang di lakukan Pemkot Tangsel dalam memeriahkan Hut Tangsel yang Ke-15, salah satu di antaranya adalah acara Tangsel Bersholawat yang berlokasi di lapangan Sunburst BSD City, acara tersebut bisa dikatakan sangat sukses karena antusias ribuan masyarakat tangsel yang menghadiri acara tersebut.
Kemudian keesokan harinya pada tanggal 26 Oktober 2023 Pemkot Tangsel menggelar Rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Tangerang Selatan yang di hadiri oleh para pejabat Pemrov Banten dan jajarannya, Walikota Tangsel dan jajarannya, TNI-Polri beserta tamu undangan dari berbagai elemen dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam rapat paripurna tersebut Benyamin Davnie selaku Walikota Tangerang Selatan memberikan pemaparan prestasi dan berbagai pencapaian pembangunan Pemerintah Kota Tangsel dalam semua aspek. Rampungnya rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Walikota Tangsel dan di isi juga dengan berbagai hiburan.
Tetapi, dalam meriahnya acara tersebut ada yg membuat tamu undangan merasa kecewa dengan bermasalahnya fasilitas Lift Gedung DPRD Tangsel yang tidak berfungsi dengan baik dan bahkan membahayakan bagi para tamu. Ada sekitar beberapa orang termasuk saya sendiri sebagai tamu undangan dalam menggunakan fasilitas lift Gedung tersebut terperangkap sekitar setengah setengah jam.
Krisna salah seorang tamu undangan Rapat Paripurna tersebut mengatakan dirinya dan beberapa orang yang terjebak di dalam lift sempat meminta bantuan kepada orang yang berada diluar lift.
“saya dan beberapa orang didalam lift berusaha meminta bantuan pertolongan kepada siapapun yang ada di luar lift untuk membantu agar kami dapat keluar dari dalam lift tersebut dengan cara menekan tombol bantuan atau emergency button, akan tetapi tidak ada yang mendengar, lalu mencoba menghubungi teman yang di luar via Ponsel pun tidak berhasil dikarenakan di dalam lift tersebut hampir sulit mendapatkan jaringan (blankspot). katanya
“Saya dan beberapa kawan serta tamu undangan yang tidak habis pikir dengan kejadian tersebut, kenapa fasilitas lift gedung DPRD apabila bermasalah tidak di berikan tanda atau jangan di pergunakan, dan juga apakah tidak ada anggaran pemeliharaan perbaikan untuk fasilitas penting dalam gedung DPRD tersebut.”tambahnya dengan nada kesal
Krisna juga memberikan atensi kepada siapa yang bertanggung jawab akan terjadinya insiden di gedung DPRD Tangerang Selatan.
“Saya sangat atensi kepada siapapun yang bertanggung jawab akan terjadinya insiden tersebut di gedung DPRD Kota Tangsel agar segera menindak lanjuti apa yang saya dan rekan-rekan alami pada saat menghadiri rapat paripurna Hut Tangsel yang Ke-15 agar tidak ada kesan pembiaran.”tambahnya lagi

“Sayapun memperhatikan ada beberapa bagian-bagian gedung yang harus menjadi perhatian serius seperti Plafon bocor depan atas pintu lift sehingga sangat mengganggu pemandangan, ada beberapa gipsum yang terlepas dari tempatnya tepat diatas pintu masuk lift, bukan hanya itu saja, kejadian hujan lebat pada saat tadi malam pun terdapat kebocoran parah di area basemen.”tutup nya saat ditemui di gedung DPRD seusai rapat paripurna,Minggu (26/11/2023)






