Badung, Bali – SMA Negeri 1 Kuta Utara (Sakura) resmi membuka Turnamen Tenis Meja Sakura Cup II pada hari Kamis, 7 Desember 2023. Turnamen yang berlangsung selama dua hari di GOR Tenis Meja Abiansemal Badung ini diikuti oleh 40 atlet dari SMP se-Badung dan SMA/SMK se-Bali.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, seperti Ketua PTMSI Bapor Korpri Provinsi Bali, DR.I Wy Wiasthana Ika Putra.M.Si, Ketua PTMSI Kab Badung, I Kadek Sukarma,S.Kom, Kepala Sekolah SMA 1 Kuta Utara (Sakura), I Gusti Nyoman Naranata,S.Pd.,M.Pd, dan Ketua Panitia Penyelenggara, Drs I Made Wardana, dan para undangan lainya.

Ketua PTMSI Bapor Korpri Provinsi Bali, DR.I Wy Wiastana Ikaputra.M.Si, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Sakura Cup II. Ia berharap agar turnamen ini dapat menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit atlet tenis meja di tingkat pelajar. “Sebagai pembina kami tentu memberikan suport atas semua kejuaraan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang peduli dengan tenis meja, sehingga kita tidak cuman mengandalkan Pencab saja, namun kita juga mendorong klub-klub bahkan sekolah-sekolah seperti ini yang ikut menyelenggarakan kejuaraan. Kita juga tekankan jiwa sprtifitas guna meraih prestasi yang lebih baik”. Dan pihaknya sangat mengapresiasi Sakura Cup II ini dan akan memberikan perhatian yang lebih baik lagi.
Ia juga mendorong agar turnamen serupa dapat diselenggarakan di berbagai daerah di Bali.

Ketua PTMSI Kab Badung I Kadek Sukarma,S.Kom, mendampingi Ketua PTMSI Bali menambahkan, pada intinya kami apresiasi SMA Negeri 1 Kita Utara yang telah menyelenggarakan Sakura Cup ke II, Kedepan kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan semoga disetiap sekolah diadakan ekstra Tenis Meja, bahkan dari tingkatan SD, kami di Badung ingin menumbuhkan dan menggali potensi atlit lokal. Jadi dengan banyaknya atlit unggul di Badung tentu kita bangga dan kita tidak perlu lagi melirik atlit luar daerah atau mutasi.
Semoga rekan-rekan Kepala Desa juga menganggarkan terutama di cabang Tenis Meja, terang Kadek Sukarma yang juga Ketua Forum Kepala Desa di Badung.

Kepala Sekolah SMA 1 Kuta Utara (Sakura), I Gusti Nyoman Naranata,S.Pd.,M.Pd, menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk meningkatkan jam terbang tanding atlet tenis meja berprestasi di sekolahnya. Melalui turnamen ini, diharapkan para atlit -atlit Sakura seperti Nindi dan Ratih dapat semakin tertantang dan meningkatkan prestasinya. Ia juga berkomitmen untuk terus menyelenggarakan turnamen ini secara rutin dan meningkatkan kualitasnya dari tahun ke tahun.

Ketua Panitia Penyelenggara, Drs I Made Wardana, mengatakan bahwa tujuan utama diselenggarakannya turnamen ini adalah untuk mencari bibit-bibit atlet tenis meja di tingkat pelajar. Atlet-atlet berprestasi di turnamen ini nantinya akan dibina dan dikembangkan untuk mengikuti ajang yang lebih besar, seperti Porsejar Kabupaten, Provinsi, bahkan Porprov. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen ini.
Turnamen Tenis Meja Sakura Cup II diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga tenis meja di tingkat pelajar di Bali. Melalui turnamen ini, diharapkan dapat muncul atlet-atlet berbakat yang dapat membawa harum nama Bali di ajang nasional bahkan internasional.
Gsk






