Persindonesia.com Jembrana – Dihadiri para camat dan Kepala Desa/Lurah se-Jembrana, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana mulai membentuk badan ad hoc menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jembrana tahun 2024 pda hariĀ Rabu (24/4/2024).
Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Jembrana I Ketut Adi Sanjaya mengatakan serangkaian Pilkada 2024, pihaknya telah melaksanakan tahapan perencanaan dan anggaran. Kemudian tahapan perencanaan calon perseorangan serta tahapan pembentukan badan ad hoc.
“Untuk tahapan pembentukan badan ad hoc kami baru sosialisasikan. Untuk tahapan calon perseorangan, itu kan mulainya tanggal 5 Mei sudah mulai proses penyerahan bukti dukungan ke KPU. Ketua divisi kami sedang di Jakarta dalam proses rapat koordinasi terkait itu, ” ujarnya.
Puluhan LPD Tak Sehat dan Tersandung kasus, Ini Kata LP LPD Jembrana
Adi juga mengatakan, untuk badan ad hoc sejak Selasa (23/4/2024) sudah diumumkan sampai dengan tanggal 7. Pendaftarannya dilakukan dari tanggal 23 sampai tanggal 29. Berdasarkan surat keputusan KPU memang itu dilakukan secara perekrutan kembali bukan evaluasi.
“Untuk Pilkada diakukan proses perekrutan kembali untuk badan ad hoc. Dengan persyaratan sama dengan saat pileg. Jadi yang penting itu tidak terdaftar di sipol karena kemarin banyak masalahnya di sana. Kemudian prosesnya dilakukan dengan sistem tertulis dan wawancara.
Adi mengaku, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sekolah untuk bisa proses CAT. Untuk proses CAT ini sistemnya menggunakan komputer di salah satu SMA di Jembrana agar bisa difasilitasi.
Pj. Gubernur Bali S. M. Mahendra Jaya Tandatangani MoU Sister Province Jiangxi ā Bali
Ditempat yang sama, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan mengatakan pihaknya melaksanakan pengawasan kegiatan sosialisasi pembentukan badan ad hoc Pilkada 2024 oleh KPU Kabupaten Jembrana.
Seleksi ini sudah menjadi kewajiban pihaknya untuk melakukan pengawasan. Jangan sampai kemudian seleksi ini berpotensi terhadap hal-hal negatif dalam perjalanan Pilkada 2024.
“Teman-teman kemarin sudah bekerja dengan penuh berkeringat dan terbukti Pemilu sudah berjalan dengan damai dan lancar. Namun pemilu dan Pilkada tentu berbeda. Pilkada akan melibatkan lebih banyak kandidat dari dalam daerah Jembrana sendiri Sementara pemilu pesertanya berasal dari luar daerah. Tentu situasinya akan berbeda dan ada kedekatan emosional. ApalagiĀ kompetitornya berasal dari dalam daerah.
Pj. Gubernur Bali Dukung BPS Laksanakan āPODESā Tahun 2024
Dengan demikianĀ pihaknya berharap, dalam seleksi ini perlu ketelitian dan akurasi yang mendalam teman-teman di KPU. “Jadi badan ad hoc yang dibentuk juga diharapkan menjadi garda yang tangguh dalam kesuksesan. Pilkada 2024,” pungkasnya. Sur






