Persindonesia.com Jembrana – Lantaran tidak diikat atau dipasang rantai pada dex kapal, sebuah kendaraan pikap terguling menimpa beberapa kendaraan dan sepeda motor sehingga mengalami kerusakan di dalam KMP Prathita saat dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali.
Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin 10 Juni 2024 sekira pukul 23.20 wita, dimana saat itu cuaca buruk di selat Bali terjadi gelombang besar. Kendaraan pikap yang terguling diketahui sedang mengangkut katul.
Tri Tito Karnavian didampingi Pj. Ketua TP PKK Bal, Kunjungi Kader PKK Kabupaten Klungkung
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Komang Mulyadi membenarkan kejadian tersebut, ia menerangkan kejadian tersebut terjadi Senin Malam sekira pukul 23.20 wita. “Kapal tersebut dalam keadaan normal dan bongkar muat di Dermaga MB I Pelabuhan Gilimanuk,” jelasnya. Selasa (11/6/2024)
Dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, lanjut Mulyadi, kapal tersebut oleng dihantam gelombang besar di Selat Bali, menyebabkan kendaraan pikap yang tidak menggunakan pengaman (diikat) terguling di tengah kapal dan menimpa 4 kendaraan termasuk truk dan 1 sepeda motor mengalami kerusakan. Tidak menimbulkan korban jiwa,” terangnya.
Waduh! Usai Rampas Truck Parkir, Bule Inggris Bikin Gaduh di Bandara Ngurah Rai
Lebih jelasnya Mulyadi mengatakan, kendaraan dan sepeda motor yang mengalami kerusakan sudah diturunkan dari kapal dan langsung mengurus asuransi. “Mereka semua sudah mengajukan pengurusan asuransi. Sedangkan untuk kendaraan pikap dibawa langsung ke Pelabuhan Ketapang untuk dilakukan evakuasi,” ujarnya. Dar






