Bangli,PersIndonesia.Com- Perubahan ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap target yang tidak bisa dicapai. Kita normalkan kegiatan dengan penyesuaian. Sebab, bisa jadi target ini tak tercapai, target lain tercapai. Itu yang kita geser-geser. Jadi Perubahan pada intinya untuk menyesuaikan.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika ditemui awak wartawan seusai memipin sidang Paripurna Penetapan Raperda Perubahan APBD tahun 2024, pada Selasa (6/8).
Baca Juga : DPRD Bangli Sahkan Raperda APBD Perubahan 2024 Menjadi Perda
Menurutnya, untuk penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan kita rutin melakukan setiap tahunnya. Dimana ada APBD induk dan ada APBD Perubahan.
Dan dalam teknis pelaksanaan pembahasan APBD induk dan perubahan, pembahasannya tetap melalui tahapan yang sama.
“Diawali dengan pembahasan KUA/PPAS, selanjutnya dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar), selanjutnya penetapannya berdasarkan persetujuan DPRD pada hari ini,” ujar Ketua DPRD Bangli ini.
Ketut Suastika mengatakan dalam anggaran perubahan tidak ada lagi membahas masalah program prioritas. Pasalnya, program prioritas sudah ada pada APBD Induk.
Perubahan ini, hanya untuk menyelesaikan anggaran induk. Itu kita optimalkan. Semisal ada kegiatan yang belum kita anggarkan penuh pada induk APBD, sekarang dalam perubahan kita penuhi.
“Sehingga tidak ada program baru pada pembahasan Anggaran Perubahan. Dan pada Induk APBD yang dioptimalkan, agar program-program di induk tahun 2024 bisa diselesaikan,” terangnya.
Pria asal Desa Peninjoan Tembuku ini juga menegaskan program-program baru akan ada, jika dibarengi dengan adanya pendapatan yang peningkatannya signifikan.
Sementara untuk tahun ini, peningkatan pendapatan relatif kecil, untuk itu tidak memungkinkan ada program baru yang jadi prioritas.
Baca Juga : Sedana Arta : Rekomendasi DPP Sudah Turun, Nunggu Hari Baik
“Yang meningkat signifikan tahun ini adalah BKK, yang notabene tata kelola dan ketentuannya dilakukan oleh pemberi bantuan, sehingga itu tidak bisa kita atur,” tandasnya. (IGS).






