Pilkada Jembrana, 2 Bacalon Siap Bersaing, Proses Pendaftaran Diwarnai Kendala Teknis

Hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran bakal calon (bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Jembrana di KPUD Jembrana. Pada masa-masa akhir pendaftaran, dua pasangan bacalon resmi mendaftarkan diri untuk bersaing dalam Pilkada Jembrana. Proses pendaftaran sempat terhenti sementara karena adanya kendala buffering di SILON saat pendaftaran pasangan Tamba Dana.

Pasangan bacalon pertama yang mendaftar adalah I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriaña Krisna, yang dikenal dengan sebutan “Bang Ipat.” Pasangan ini diusung oleh tiga partai parlemen, yakni PDIP, PKB, dan PPP, serta didukung oleh sembilan partai non-parlemen, termasuk PBB, Perindo, PKS, Hanura, PKN, Partai Buruh, Gelora, Garuda, dan Partai Ummat. Mereka tiba di kantor KPUD Jembrana sebelum pukul 10.00 wita.

Pasangan kedua yang mendaftar adalah I Nengah Tamba dan I Made Suardana, yang dikenal dengan sebutan “Tamba Dana.” Pasangan ini diusung oleh enam partai, yaitu Demokrat, Golkar, Gerindra, PAN, Nasdem, dan PSI. Mereka datang bersama massa pendukung mereka dan mendaftarkan diri pada pukul 13.00 wita.

12 Partai Pengusung Antarkan Bang Ipat Daftar ke KPU Jembrana

Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, menyatakan bahwa pada hari terakhir pendaftaran ini, pihaknya telah menerima dua pasangan calon. Proses pendaftaran berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga pukul 15.00 WITA.

“Kedua pasangan bacalon telah memenuhi syarat terkait dokumen pencalonan dan dokumen syarat calon. Kebenaran dokumen-dokumen tersebut akan diverifikasi dalam proses administrasi yang berlangsung dari hari ini hingga 4 September 2024,” jelasnya, Kamis (29/8/2024).

Selanjutnya, KPU Jembrana akan memfasilitasi tes kesehatan bagi pasangan calon. Tes kesehatan ini akan dilaksanakan di Rumah Sakit Bali Mandara di Denpasar, sesuai dengan juknis tes kesehatan 1090 tahun 2024, yang menetapkan 20 kriteria yang harus dipenuhi.

Tamba-Dana Daftar ke KPU Jembrana, Optimis Targetkan Kemenangan

“Kabupaten Jembrana mendapatkan jadwal tes kesehatan pada tanggal 1 hingga 2 September 2024. Sebelum itu, pada tanggal 31 Agustus 2024 kami akan mengadakan rapat koordinasi terkait SOP yang akan disampaikan oleh pihak rumah sakit kepada pasangan calon,” ungkapnya.

Adi Sanjaya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga proses pendaftaran berjalan lancar. “Meskipun sempat terjadi jeda karena permasalahan buffering di SILON, masalah tersebut dapat segera diatasi setelah koordinasi dengan pihak provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jembrana, Made Widiastra, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap setiap proses pendaftaran. Fokus pengawasan Bawaslu mencakup syarat calon dan pencalonan, serta keterlibatan ASN, TNI, Polri, dan forum perbekel. “Hingga saat ini, Bawaslu belum menemukan pelanggaran yang berarti,” katanya. Sur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *