Berawal Terdengar Letusan, Rumah Kos di Semarapura Kelod Terbakar

Klungkung,PersIndonesia.Com- Sebuah rumah kos milik I Putu Merteja (47) yang berlokasi di Gang III, Jalan Untung Surapati, Kelurahan Semarapura Kelod, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung ludes terbakar, pada hari Selasa (8/10/24).

Kejadian terbakarnya rumah kos yang berada di depan Polres Klungkung tersebut sontak membuat masyarakat yang berada dekat lokasi panik dan berhamburan.

Baca Juga :Suara Bulat Banjarangkan Klungkung untuk Koster-Giri, Minta Lanjutkan PKB

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono saat dikonfirmasi mengatakan kejadian diketahui terjadi pukul 08.40 Wita oleh Mundiri Harum Sari (red-saksi) mendengar suara letusan yang berasal dari salah satu kamar kos. Dan setelah dilakukan pengecekan didapati adanya api di kamar kos tersebut.

Dari kejadian itu, selanjutnya Mundiri Harum Sari segera memberitahukannya kepada tetangga kos lainya dan pemilik kos (I Putu Merteja).

“Untuk selanjutnya mereka berupaya melakukan pemadaman. Dan api dapat dipadamkan 30 menit kemudian oleh 3 unit Damkar Klungkung”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dari hasil pemeriksaan oleh petugas pasca kejadaian kebakaran rumah kos milik I Putu Merteja tidak ditemukan adanya korban jiwa. Dan secara material kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai 100 Juta Rupiah.

” Penyebab kebakaran diduga adanya konseleting listrik dari salah satu kamar kost”, terang Agus Widiono.

Terkait kejadian, korban tidak melaporkan secara hukum, karena menganggap semua itu sebagai musibah.

“Korban menganggap ini sebagai musibah, sehingga tidak melanjutkan ke upaya hukum”, imbuh Kasi Humas.

Baca Juga : Polres Klungkung Ajak Generasi Z Untuk Bijak Dalam Bermedsos

Dikonfirmasi terpisah, Kasat PolPP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa mengatakan setelah menerima laporan pada pukul 08.42 Wita, personil berangkat ke lokasi. Dan tiba dilokasi pukul 08.45 Wita.

Selanjutnya personil yang terdiri dari 10 orang bersama petugas Kepolisian berupaya melakukan upaya pemadaman api, agar tidak sampai menjalar ke tempat lain disekitaran.

“Setelah berjuang hampir 1 setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan”, tandasnya. (IGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *