Pemkab Tegal Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Tahun Ini

Persindonesia.com Tegal – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp118,37 miliar untuk pembangunan infrastruktur tahun 2025. Anggaran tersebut terdiri dari Rp103,42 miliar untuk penyelenggaraan jalan dan jembatan serta Rp14,95 miliar untuk pengembangan sistem drainase, termasuk talud dan trotoar.

Saat dikonfirmasi, Kepala DPUPR Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto Rahardjo, mengungkapkan informasi ini saat ditemui usai acara tarawih dan silaturahmi di Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kamis (6/3/2025). Ia menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk penyelenggaraan jalan semula ditetapkan sebesar Rp99,14 miliar dalam APBD Kabupaten Tegal 2025. Namun, pada Februari lalu, DPUPR mendapat tambahan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4,28 miliar.

“Tambahan dana ini akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam. Beberapa di antaranya adalah ruas jalan Cilongok-Danasari di Desa Tembongwah, Kecamatan Balapulang, penguatan bronjong jembatan Kaliputih di ruas jalur alternatif Guci-Batumirah, Kecamatan Bumijawa, serta perbaikan jembatan di Desa Cawitali, Kecamatan Bumijawa, dan Desa Kalisapu, Kecamatan Slawi,” ujarnya.

Operasi Cipkon Agung, Tempat Hiburan Malam di Klungkung Kena ‘Obok Obok’ Polisi

Lebih lanjut Tegus mengatakan, DPUPR Kabupaten Tegal tahun ini mengerjakan 324 paket pekerjaan, di luar pemeliharaan rutin jalan yang diperkirakan bertambah 50-60 paket dengan anggaran sekitar Rp11 miliar. Saat ini, proses pengadaan barang dan jasa sedang dipercepat untuk perbaikan jalan strategis guna mengantisipasi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. “Kami juga menyiapkan material coldmix, aspal drum, dan batu split untuk mendukung layanan perbaikan jalan cepat Sah Lapor Sah Alus,” terangnya.

Ia mengaku, peningkatan kualitas jalan yang menjadi prioritas tahun ini meliputi ruas jalan Bojong-Sokasari, Sumbaga-Sokasari, dan Sumbaga-Sokatengah dengan total anggaran Rp8 miliar. Namun, sebagian dana sebesar Rp2 miliar rencananya akan dialihkan untuk peningkatan ruas jalan Pagerbarang-Jatibarang.

“Pengalihan anggaran ini merupakan respons terhadap atensi khusus dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur, terutama di wilayah Bumijawa dan Pagerbarang,” tambahnya.

Truk Pengangkut 11 Ton Pakan Ternak Terjungkal di Karangsuung Tembuku

Di sisi lain, dalam program pengelolaan dan pengembangan sistem drainase, DPUPR akan membangun beberapa saluran drainase di titik-titik strategis seperti ruas Lumingser-Kedungsukun, Purbasana-Jatirawa, dan Curug-Pangkah.

Disinggung terkait layanan Sah Lapor Sah Alus, Teguh menjelaskan, tidak semua jalan rusak dapat diperbaiki melalui skema ini. Perbaikan hanya dilakukan pada jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang dengan tingkat kerusakan di bawah lima persen. Selain itu, penambalan jalan juga akan difokuskan pada lubang-lubang yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Saat ini, dari total 850 kilometer jalan di Kabupaten Tegal, sekitar 160 kilometer dalam kondisi rusak berat. Untuk itu, diperlukan penanganan yang lebih komprehensif,” pungkasnya. (Karmono)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *