Mang Amo Ditemukan Mengapung Ditumpukan Sampah Perairan Gilimanuk

Persindonesia.com Jembrana – Saat hendak melaut seorang nelayan Gilimanuk menemukan jenazah tanpa identitas berjenis laki-laki sedang mengapung dengan posisi telungkup di tumpukan sampah di perairan belakang Pasar Gilimanuk (Perairan Selat Bali), Kecamatan Melaya, Jembrana  pada Sabtu (5/4/2025) pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

Saat jenazah tersebut di bawa ke RSU Negara pihak keluarga I Komang Somo Mertha (Mang Amo) 38 tahun dari Desa Tegal Bedeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana yang hilang saat memancing pada tanggal 22 Maret 2025 di Perairan Perancak dikenali oleh keluarganya.

Saat dikonfirmasi Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Dewa Hendri Gunawan membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari petugas Polair Polres Jembrana bahwa ada jenazah yang mengapung yang ditemukan oleh nelayan.

Gubernur Bali Wayan Koster Prioritas Perbaikan Jalan Raya Payangan-Kintamani

“Kami tadi diinformasikan oleh teman kita dari Polair Polres Jembrana bahwa ada jenazah yang mengapung ditemukan oleh nelayan. Jenazah tersebut tanpa identitas dan saat ditemukan hanya mengenakan celana dalam,” terangnya.

Saat ditemukan, lanjut Hendri, kondisi jenazah dibagian muka sudah hancur berupa tengkorak sehingga tidak bisa dikenali. “Kita tidak bisa mengenali jenazah tersebut, selain itu dibagian kedua jari tangan juga hancur diperkirakan mayat tersebut sudah 1 Minggu lebih mengapung di laut,” jelasnya.

Lebih jelasnya Hendri mengatakan, jenazah tersebut sekira pukul 08.40 wita sudah dibawa ke RSU Negara untuk penanganan lebih lanjut. “Kami mendapat informasi dari RSU Negara bahwa ada salah satu keluarga korban yang sanak saudaranya menghilang saat mancing di Perairan Perancak sudah di RSU Negara memastikan apakah jenazah tersebut merupakan sanak saudaranya atau bukan,” ucapnya.

Kenakan Tenun Endek Warna Merah, Gubernur Koster Sambut Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin

Menurut informasi, imbuh Hendri, salah satu sanak keluarga  I Komang Somo Mertha (Mang Amo) 38 tahun dari Desa Tegal Bedeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana  yang hilang saat memancing mengenali jenazah tersebut. “Ada salah keluarga yang sanak saudaranya hilang mengenali celana dalam dan gelang kain (sridatu) ditangan kanan dan ditangan kiri gelang karet yang dikenakan jenazah tersebut,” ujarnya.

Menurut informasi yang didapat, kata Hendri, jenazah tersebut sudah dikenali oleh keluarganya. “Dari aksesoris yang dikenakan jenazah tersebut, pihak keluarga mengenali 99 persen bahwa jenazah tersebut memang pihak keluarganya yang dipanggil Mang Amo. Menurut informasi jenazah Mang Amo akan diambil di rumah sakit oleh pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” ucapnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *