Pekerja Asal Pupuan Ditemukan Tewas Tergantung Dengan Tali Tambang di Sukawati

PersIndonesia.Com,Gianyar- Seorang pekerja bernama I Dewa Gede Adi Wiguna, (25) asal Banjar Dinas Tangis, Desa Pajahan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan ditemukan meninggal dunia tergantung ditiang beton dengan tali tambang sepanjang 5 meter, hari Minggu (18/5/2025) pada perusahaan Kukis yang berlokasi di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar.

Berdasarkan informasi yang terhimpun dari Babinsa Batuan, Sertu Suparman menyebutkan Dewa Gede Adi Wiguna (korban) ditemukan tergantung oleh saksi 1 berinisial Ni PDP sekitar pukul 13.30 Wita saat hendak memasak mie instan yang terkejut melihat korban sudah tergantung ditiang beton menggunakan tali tambang sepanjang 5 meter dengan diameter 6 mm.

Baca Juga : Rotasi Pejabat di Kodam IX/Udayana, Penguatan Struktur dan Profesionalisme TNI AD

Melihat hal itu kemudian Ni PDP memberitahu saksi lain yakni Ni KS. “Dari keterangan Saksi Ni KS diketahui jika korban saat itu memang sedang libur kerja sejak hari Sabtu hingga Minggu”, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Sertu Suparman, setelah menerima informasi kejadian tersebut, dirinya bersama Bhabinkamtibmas Batuan dan Tim BPBD Kabupaten Gianyar segera mendatangi lokasi kejadian (TKP) guna melakukan tindakan evakuasi dan pengamanan awal. Pada pukul 14.48 Wita korban berhasil diturunkan dan dievakuasi.

Hasil pemeriksaan luar oleh Dokter dari Puskesmas Sukawati I kematian korban murni karena gantung diri dengan tanda tanda seperti terdapat luka jeratan pada leher, keluar darah dari hidung dan telinga, leher membiru, lebam pada tangan dan kaki.

Kemudian keluarnya cairan dari kemaluan serta kondisi tubuh kaku dan tanpa detak jantung. “Diperkirakan korban telah meninggal sepuluh jam sebelum ditemukan”, terangnya.

Baca Juga : Kodim Gianyar Bersama Inkait Gelar Binmas Tanggap Bencana

Adapun barang bukti yang diamankan berupa tali tambang sepanjang 5 meter. Untuk proses lebih lsnjut jenazah dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

“Untuk penyebab korban gantung diri masih dalam penyelidikan pihak berwajib”, tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *