Perkantoran Baru Banyak Kebanjiran, Dewan Bangli Kritik Lemahnya Perencanaan

PersIndonesia.Com,Bangli- Banyaknya bangu nan perkantoran baru di Bangli yang mulai mengalami permasalahan saat musim penghujan seperti bocor dan kebanjiran dirasa menjadi sebuah dilema dalam pelaksanaan tugas para pegawai terkait.

Berdasarkan informasi yang terhimpun salah satu kondisi terparah dialami oleh Kantor Bapeda Bangli tergenang air saat kondisi hujan turun belakangan ini. Hal ini memantik sejumlah statemen ada yang berkomentar drainase buruk dan sebagainya.

Baca Juga : Pemda dan DPRD Bangli Sepakati Pembongkaran Bangunan Rumah Dinas Dokter di Tembuku

Kondisi inipun mennjadi perhatian berbagai kalangan tak kecuali Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Bangli mengingat bangunan Kantor milik Badan Perencaanan Pembangunan Daerah (Bapeda) tersebut tergolong baru.

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika Kantor Bappeda tergolong bangunan baru dan ditempati sejak dua (2) tahun lalu. Diakui Suastika pasca ditempati, kantor yang bersebelahan dengan gedung BMB tersebut terdengar acap kali kebanjiran saat musim penghujan.

“Kondisi yang ada selain menganggu aktivitas kantor tentu menjadi pemandangan buruk serta menimbulkan kesan tak nyaman”, ucap Suastika, Minggu (29/7) saat dikonfirmasi terkait kondisi Kantor Bappeda Bangli.

Ket Foto: Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Dok (Ist)

 

Menurut Politisi asal Desa Peninjoan Tembuku ini realita yang terjadi mengambarkan bagaimana lemahnya perencanaan pembangunan yang dilakukan. Dalam proses pembangunan harus didukung dengan perencanaan yang matang. Dan tugas ini ada ditangan Konsultan Perencanaan, yang mana Konsultan perencanaan memiliki tanggung jawab utama dalam merencanakan dan merancang proyek pembangunan baik itu gedung , infrastruktur atau proyek lain.

“Sebelum menyusun DED, Konsultan Perencanaan terlebih dahulu melakukan survai dan analis lokasi dan konsultan perencanaan mempertanggung jawabkan desain dan perhitungan struktur bangunan jika kegagalan kontruksi,” ungkap Suastika.

Baca Juga : Terbengkalai dan Tak Terawat, Ketua DPRD Bangli Soroti Bekas Bangunan Kantor OPD

Ketua DPRD Bangli juga menegaskan, dalam melaksanakan kerja sah sah saja mencari keuntungan (profit) tetapi juga mesti diingat kerja yang dihasilkan harus benar-benar berkualitas dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Kalau bekerja asal asalan hasilnya pasti tak maksimal. Untuk itu Konsultan Perencanaan mesti bisa cermat merencanakan segala aspek pembangunan termasuk dalam menghadapi kondisi, salah satunya musim penghujan”, tegas Suastika.

Berkaca dari kinerja Konsultan Perencanaan yang terlibat dalam pembangunan gedung Bappeda , maka pihaknya mendesak kedepanya konsultan tersebut tidak lagi dilibatkan. “Sangat aneh dan jadi pertanyaan jika kembali dilibatkan ,” tandasnya. (IGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *