Setelah Hampir 10 Jam Kandas, KMP Agung Samudera XVIII Berhasil Dievakuasi

Persindonesia.com Jembrana – Hampir 10 jam di laut, akhirnya KMP. Agung Samudera XVIII yang dua kali mengalami kandas terlepas dari kandas setelah ditarik oleh Kapal Tunda TB. Joyo Boyo pada pukul 13.21 wita. sekitar pukul 13.52 wita kapal akhirnya nyandar di Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan ASDP Gilimanuk untuk bongkar muatan.

Informasi yang didapat awak media, setelah bongkar muatan, KMP. Agung Samudera XVIII akan dibawa ke Pelabuhan Ketapang dengan kondisi kosongan. Lantaran dua kali mengalami kandas di Pelabuhan Gilimanuk, kapal tersebut akan di-grounded untuk=dicek kelayakan berlayar.

Keterbatasan Kapal Karena Tak Layak Jalan, Antrean Panjang Terjadi di Pelabuhan Gilimanuk

Saat dikonfirmasi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra membenarkan kapal tersebut telah lepas dari kandasnya. “Kapal sudah bongkar muat du Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, penumpang yang beristirahat di Kantor VIP ASDP Gilimanuk juga sudah kembali melanjutkan perjalanannya,” terangnya, Rabu (16/7)

Arya menuturkan, KMP. Agung Samudera XVIII mengalami kandas saat datang dari Pelabuhan Ketapang sekira pukul 02.00 wita. “Kapal kandas karena cuaca buruk, angin kencang dan arus yang cukup derah sehingga terhempas dan terseret arus di koordinat 08° 09′ 48″ S – 114°26′ 28″ T / ± 200 meter dari Dermaga LCM pelabuhan ASDP Gilimanuk,” ungkapnya.

Terapi Nanobubbles IMI-RAHO Club Jadi Sorotan di Inaugurasi ke-30 Berkala Penelitian Hayati

Data yang diperoleh dari manifest ASDP, KMP. Agung Samudera XVIII membawa penumpang sebanyak 41 orang, anak buah kapal sebanyak 16 orang. Sedangkan untuk kendaraan, kapal tersebut memuat kendaraan sebanyak 25 unit, sepeda motor 2 unit, pick up 5 unit, truk sedang 15 unit, dan truk besar sebanyak 2 unit. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *