PersIndonesia.Com,Klungkung- Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Warmadewa selaku Ketua KAPTI Provinsi Bali menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Pertanahan di Provinsi Bali melalui penyiapan SDM yang handal”.
Turut hadir Ketua dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) atau yang mewakili, I Made Sumadra, serta Gad Mamole selaku kontributor buku “JEJAK GURU: Menyiapkan dan Mendampingi Birokrat Agraria”. Buku tersebut juga mendapatkan ulasan dan penilaian dari Kepala Kanwil BPN Gorontalo dan Kakantah Kabupaten Gianyar sebagai pembaca dan penilai dari perspektif non-kontributor.
Baca Juga : Kakantah Klungkung Hadiri Kuliah Umum Serangkian Dies Natalis Universitas Mahendradatta
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh., M.H., dengan menegaskan bahwa peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan pertanahan terbaik kepada masyarakat, Jumat 8 Agustus 2025
Melalui forum diskusi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang solid antara praktisi, akademisi, dan pemangku kebijakan pertanahan dalam membangun SDM yang handal. Kehadiran buku “JEJAK GURU” menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai, pengalaman, dan wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam Pelayanan Pertanahan.
Baca Juga : Bahas Revisi RTRW, Bupati Jembrana Konsultasi Dengan Kementerian ATR/BPN RI
Kakantah Klungkung, I Gusti Agung Gede Warmadewa mengatakan, kegiatan ini diselenggarkan sebagai upaya memperkuat kompetensi aparatur pertanahan demi mewujudkan pelayanan yang profesional, cepat, dan berkualitas. Sebagai insan pertanahan, mempersiapkan diri menjadi birokrat agraria yang profesional merupakan bagian dari tanggung jawab dalam mengemban amanah negara.
“Dengan bekal ilmu dan bimbingan yang tertuang di dalam buku tersebut, diharapkan para birokrat agraria mampu menjalankan tugas dengan integritas, keteladanan, dan dedikasi demi terwujudnya pelayanan pertanahan yang unggul dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat”, terangnya.(*)






