Persindonesia.com Jembrana – Jalur Nasional Denpasar–Gilimanuk kembali menunjukkan kerentanannya. Hanya karena satu unit truk tronton mengalami kerusakan, arus lalu lintas di ruas Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (17/8) pagi, lumpuh hingga 5 kilometer.
Truk bermuatan 45 ton keramik itu dikemudikan Ahmad Niam (45), warga setempat. Saat hendak keluar dari gudang rumahnya menuju Denpasar, poros as roda belakang tiba-tiba patah. Truk dalam posisi melintang menutup hampir seluruh badan jalan, membuat kendaraan lain tidak bisa melintas.
Pulau Pasir Gilimanuk, Destinasi ‘Muncul-Hilang’ Jadi Panggung Merah Putih
Situasi tersebut langsung menimbulkan antrean panjang kendaraan dari dua arah. Petugas Satlantas Polres Jembrana yang turun ke lokasi terpaksa menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas. Kendaraan kecil masih bisa melintas, namun truk-truk besar dialihkan ke kantong parkir darurat di halaman Masjid Nurul Islam Banyubiru.
“Perbaikannya tidak bisa cepat karena beban muatan yang berat. Ada sekitar lima mekanik yang berusaha membenahi as roda truk,” kata seorang petugas di lokasi.
Bupati Kembang Serahkan Remisi bagi Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Negara
Kondisi macet makin diperparah ulah sejumlah pengemudi yang mencoba mendahului antrean dengan ‘ngeblong’, sehingga jalur sempat tertutup dari dua sisi. Beruntung aparat segera bertindak cepat mengurai situasi. Ts






