Optimalkan Perbaikan Jaringan Irigasi, Bangli Bakal Terima Dana Inpres 22,3 Milyar

PersIndonesia.Com,Bangli- Guna melakukan perbaikan kerusakan jaringan irigasi di Kabupaten Bangli, Pemerintah Pusat melalui Inpres Nomer 2 tahun 2025 menggelontorkan anggaran (dana) sebesar Rp 22,3 miliar lebih. Perbaikan bakal menyasar 8 Daerah Irigasi (DI) di Bangli.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Perkim Bangli Dede Agusta Sastra Yana tak menampik jika masih banyak jaringan irigasi dalam kondisi rusak. Lanjut dikatakan, untuk perbaikan tahun ini pemerintah pusat melalui Inpres No 2 tahun 2025 tentang percepatan pembangunan peningkatan rehabilitasi serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung swasembada pangan meng alokasikan anggaran Rp 22,3 Miliar lebih.

Baca Juga : Pemkab Bangli Pastikan Tuntaskan Pembangunan Bale Kambang Tahun Ini

Dimana anggaran sebesar Rp 22,3 miliar lebih bakal diperuntukan untuk perbaikan jaringan irigasi di 8 DI yakni DI Bangkiang Sidem, DI Tunggak Alas, DI Manuk, DI Pembungan, DI Aya, DI Bangbang Let dan DI Tampuagan Kaja serta DI Uma Selat.

“Dari total anggaran Rp 22,3 miliar lebih tersebut Rp 20 miliar diperuntukan untuk perbaikan jaringan primer dan sekunder serta Rp 2,3 untuk perbaikan jaringan tersier”, jelasnya, Senin 18 Agustus 2025.

Menurut Dede Agusta, dalam pelaksanaannya nanti kita di daerah hanya sebatas mengajukan usulan sementara untuk pengawasan dan pengambilan pekerjaan, pusat yang mengakomodir. “Sebelum kegiatan dimulai kami telah turun menginformasikan ke subak jika bulan Agustus ini ada kegiatan perbaikan jaringan irigasi, sehingga petani disarankan tidak beraktifitas selama proses kegiatan fisik berlangsung,” bebernya.

Kata Dede Agusta, untuk dapat mengakses anggaran ini harus melalui pengusulan via aplikasi Si Puri. Kami yang di daerah mengusulkan, sebelum usulan diproses di pusat, telah dilakukan proses verifikasi yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali- Penida.

Baca Juga : Gelar Raker Bersama Inkait, Komisi III DPRD Bangli Soroti Jaringan Irigasi Rusak

Selain lewat Inpres pada tahun ini juga dilakukan perbaikan jaringan irigasi DI Mundung dan Sidembunut Kiri. Perbaikan menggunakan pergeseran anggaran APBD 2025 sebesar Rp 500 juta.

“Dari anggaran Rp 500 juta digunakan kegiatan fisik Rp 400 juta dan sisa Rp 100 juta untuk perencanaan,” pungkas Dede Agusta.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *