Mendag dan Wamen Desa Luncurkan Desa Bisa Ekspor di Jembrana, Lepas Belasan Ton Kakao ke Prancis

Persindonesia.com Jembrana – Program Desa Bisa Ekspor resmi diluncurkan di Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa (9/9). Acara ini dihadiri Menteri Perdagangan (Mendag) dr. Budi Santoso, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, serta Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Peluncuran ditandai dengan ekspor perdana kakao Jembrana oleh Koperasi Kerta Semaya Samaniya (KSS) ke Prancis. Komoditas unggulan ini menjadi simbol bahwa produk desa memiliki peluang besar untuk menembus pasar global bila didukung standar mutu, akses pasar, dan kelembagaan yang kuat.

Saat dikonfirmasi usai kegiatan, Mendag Budi Santoso mengungkapkan, Jembrana berhasil melepas 12,5 ton kakao fermentasi ke Prancis dengan nilai transaksi mencapai Rp12,4 miliar. Selain itu, pada kesempatan yang sama ditempat yang lain, juga dilakukan pengiriman 1,5 juta benih bandeng ke Filipina senilai Rp45 juta serta produk hortikultura berupa edible flower ke Singapura senilai Rp6 juta.

Curanmor Gagal Kabur, AR Dibekuk di Pos Pemeriksaan Gilimanuk

“Ini bukti desa memiliki potensi besar. Kakao Jembrana sudah tembus pasar Eropa, dan kita ingin lebih banyak produk desa menembus ekspor,” katanya.

Menurut Budi, program Desa Bisa Ekspor merupakan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Kementerian Pertanian, hingga pihak swasta seperti PT Astra International.

Ia mengaku, target besar yang dicanangkan ialah menggerakkan 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia agar mampu menembus pasar ekspor. “Koperasi seperti KSS di Jembrana adalah contoh konkret bagaimana desa bisa menjadi motor penggerak ekspor nasional,” ujarnya.

Kabupaten Badung Dukung Suksesnya Porprov Bali XVI, Terima Estafet Api Obor Dari Kontingen Tabanan

Budi menyebut kinerja ekspor Indonesia menunjukkan tren positif. Pada 2024, pertumbuhan ekspor tercatat 2,29 persen. Tahun ini, target kenaikan 7,1 persen justru terlampaui lebih awal: periode Januari–Juli 2025 sudah tumbuh 8,03 persen.

Khusus sektor pertanian, pertumbuhannya bahkan melonjak 43,03 persen. Program UMKM Bisa Ekspor yang berjalan sejak awal tahun telah memfasilitasi lebih dari 600 UMKM dengan nilai transaksi mencapai Rp1,4 triliun, di mana 70 persen pesertanya baru pertama kali mengekspor produk.

Mendag menekankan dua strategi utama: pertama, memperkuat resource base desa melalui standarisasi produk, pelatihan ekspor, hingga klinik bisnis dan desain. Kedua, membuka akses pasar dengan memanfaatkan jaringan perwakilan dagang Indonesia di 33 negara.

DPRD Badung Kawal Ketat Evaluasi Perubahan APBD 2025, Banggar dan TAPD Gelar Rapat Lanjutan

“Kami juga memberi kesempatan pemerintah daerah mengirim staf magang ke kantor perwakilan luar negeri, agar belajar riset pasar dan cara menjaring buyer. Sepulangnya, mereka wajib menularkan ilmu ke UMKM di daerah,” jelas Budi.

Sementara, Wamen Desa Ahmad Riza Patria menagatakan, kolaborasi pemerintah dan swasta menjadi kunci agar potensi desa tidak hanya diolah tetapi juga dipasarkan ke dunia internasional.

“Setiap desa memiliki anugerah: hasil tani, ikan, budaya, maupun inovasi kreatif. Tugas kita memastikan produk unggulan ini bisa diekspor. Presiden selalu menekankan prinsip 3C: kualitas terbaik, kuantitas terbanyak, dan kecepatan tercepat,” ujarnya.

Pospol Bandara Ngurah Rai Disorot Tim Pamatwil Polda Bali

Menurutnya, keberhasilan ekspor dari desa akan mendorong produktivitas, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kehadiran Koperasi KSS yang konsisten mengembangkan kakao fermentasi dinilai sebagai model sukses desa berorientasi ekspor. Dari desa terpencil di ujung barat Bali, produk kakao kini telah mengisi pasar premium Eropa.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyebut langkah ini sebagai momentum penting. “Jembrana bisa menjadi contoh bahwa desa bukan hanya penghasil, tetapi juga pemain utama dalam perdagangan global,” katanya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *