Persindonesia.com, Bangli – Seorang pelajar asal Banjar Puri Dencarik, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli bernama Anak Agung Krisna Yoga (16) menjadi korban penusukan, hingga menyebakan mendapat perawatan instensif di RSUP Prof.dr.I.G.N.G Ngoerah (Sanglah).
Berdasarkan informasi yang terhimpun peristiwa yang menimpa korban terjadi pada hari Rabu (17/12/2025) sekira pukul 22.30 WITA, dimana korban terlibat perkelahian dengan NMSA yang juga berstatus pelajar asal Kubu, Bangli.
Baca Juga :Ā Terungkap! Aksi Lempar Rumah Warga Tak Hanya di Metra, Rumah Warga di Penaga Landih Turut di Sasar
Dalam perkelahian yang terjadi LC. Subak Aya, Jalan Tirta Telaga, Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli tersebut pelaku NMSA mengeluarkan pisau yang dibawa untuk kemudian melakukan penusukan yang mengenai punggung kanan korban hingga menyebabkan darah bercucuran.
Dalam kondisi luka parah, oleh warga sekitar kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit BMC Bangli. Dan karena parahnya luka, korban akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025) Kasi Humas Polres Bangli, IPTU I Ketut Gede Ratwijaya membenarkan adanya kejadian penusukan tersebut. Lanjut dikatakan Kasi Humas, setelah menerima laporan petugas Kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi yang didapati petugas, kejadian perkelahaian yang berujung penusukan terjadi akibat salah paham. “Untuk motif perkelahian yang berujung penusukan akibat salah paham antara pelaku dan korban”, terangnya.
Baca Juga :Ā Investasi di Hutan Bali Barat Tuai Penolakan, Pemkab Jembrana Akui Belum Ada Koordinasi
Kata dia, guna proses penyelidikan lebih lanjut, petugas telah melakukan pemasangan garis polisi (Police Line) di TKP. Selain itu petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 1 baju kaos lengan pendek korban dan sepasang sandal.
“Saat ini kasus tengah dalam penyelidikan pihak petugas”, pungkas Kasi Humas Polres Bangli, IPTU Ratwijaya. (*)






