Tak Pernah Dikenali, Pria Tanpa Identitas Ini Dimakamkan Dinsos Jembrana

Persindonesia.com Jembrana – Dinas Sosial Kabupaten Jembrana memakamkan jenazah seorang pria tanpa identitas yang sebelumnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit akibat penyakit diabetes pada Jumat (26/12) sore ini di pemakaman umum di Lingkungan Terusan, Loloan Barat, Kecamatan Negara. Proses pemakaman dilakukan setelah upaya penelusuran identitas dan keluarga tidak membuahkan hasil.

Jenazah tersebut diketahui bernama Muhammad Kaira, berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia antara 45 hingga 50 tahun. Ia pertama kali ditemukan oleh petugas BPJS Kesehatan saat melintas di depan kantor BPJS dalam kondisi tidak membawa identitas apa pun.

Seizin Kabid Resos dan Kadis Sosial, Pegawai Dinas Sosial Kabupaten Jembrana, H. Sutarman, membenarkan adanya pemakaman jenazah tanpa identitas tersebut. Ia menyebutkan, jenazah dimakamkan pada hari ini setelah sebelumnya dimandikan sesuai prosedur.

Pelabuhan Gilimanuk Sepi Jelang Libur Nataru 2025

“Jenazah tidak memiliki identitas. Awalnya ditemukan oleh petugas BPJS saat yang bersangkutan melintas di depan kantor BPJS tanpa membawa apa-apa. Dari penampilannya, yang bersangkutan terlihat seperti gelandangan,” ujarnya.

Ia melanjutykan, Petugas BPJS kemudian melaporkan temuan tersebut ke Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Jembrana. “Yang bersangkutan dijemput dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” terangnya.

Menurut keterangan dokter yang merawat, imbuh Sutarman, pria tersebut menderita penyakit diabetes dan mengalami luka pada bagian kaki. “Setelah menjalani perawatan, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada 23 Desember 2025,” jelasnya.

Gubernur Bali Tegaskan Isu Sepinya Wisatawan Mancanegara adalah Hoaks

Sutarman menambahkan, pihaknya telah melakukan penelusuran data kependudukan, namun identitas jenazah tidak tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Berdasarkan pengakuan semasa hidupnya, pria tersebut mengaku bernama Muhammad Kaira dan berasal dari Desa Wali Satu, Dompu, Mataram, Lombok.

“Kami sudah menghubungi Dinas Sosial setempat serta aparat desa yang disebutkan, namun hingga dua minggu pencarian tidak ada pihak yang mengenali atau mengakui,” jelasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *