Persindonesia.com, Denpasar – Bali tidak hanya menyuguhkan alam yang indah dan ragam budaya saja, namun juga memiliki kekayaan kuliner legendaris yang menjadi daya tarik wisatawan. Salah satunya ayam betutu khas Gilimanuk di Bali Barat, Jembrana.
Betutu ini merupakan olahan ayam utuh yang diisi bumbu rempah lengkap, kemudian dibungkus daun pisang dan dimasak hingga empuk ini menjadi kuliner favorit masyarakat lokal maupun wisatawan luar Bali.
Banyak pengunjung sengaja singgah di Gilimanuk hanya untuk menikmati cita rasa ayam betutu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Denpasar maupun daerah wisata lainnya di Bali.
Salah satu rumah makan ayam betutu yang cukup legendaris di Gilimanuk adalah Rumah Makan Men Tempeh yang telah berdiri sejak tahun 1978. Usaha tersebut dirintis oleh Men Tempeh bersama suaminya dan kini dikelola oleh anak serta menantunya.
Cita rasa pedas dengan racikan bumbu khas Bali menjadi keunggulan utama ayam betutu tersebut. Meski memiliki rasa pedas yang kuat, para pelanggan justru kerap ingin menambah porsi karena kenikmatan rempahnya yang khas.
Bupati Kembang Salurkan 219 Ton Beras dan Puluhan Ribu Liter Minyak untuk Warga Jembrana
Pemilik Rumah Makan Men Tempeh, Ni Putu Okta Damayanti, mengatakan pelanggan yang datang tidak hanya berasal dari Bali, tetapi juga dari berbagai daerah di luar Bali seperti Surabaya dan Jakarta, terutama saat musim liburan.
“Kalau liburan memang ada peningkatan pengunjung. Banyak wisatawan yang singgah untuk makan sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya, Rabu (20/5).
Menurut Okta, rumah makan tersebut juga kerap dikunjungi pegawai pemerintah maupun anggota TNI dan Polri saat memiliki kegiatan di Jembrana. Selain itu, rombongan masyarakat yang melakukan perjalanan keagamaan atau menghadiri kegiatan adat juga sering mampir ke rumah makan tersebut.
“Kalau ada odalan biasanya ada rombongan bus dari Tabanan atau Denpasar yang singgah makan di sini,” katanya.
15 Menit Ditinggal Ganti Ban di SPBU Rahayu, Tas Sopir Raib Digondol Maling
Tak hanya melayani makan di tempat, Rumah Makan Men Tempeh juga menerima pesanan pengiriman ke berbagai daerah di Bali hingga luar Bali. Pengiriman biasanya dilakukan melalui jasa titip, ojek online, maupun bus antarkota.
“Kalau ke Ubung hampir setiap hari ada kiriman lewat bus. Untuk luar Bali juga ada, seperti ke Surabaya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini mengatakan, keberadaan ayam betutu legendaris di Gilimanuk ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Jembrana tetap diminati. “Betutu Gilimanuk menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner di Pulau Bali,” katanya. (*)






