Pohon Beringin Berusia Ratusan Tahun di Kedisan Tumbang, 2 Kediaman Warga Hancur

Persindonesia.com, Bangli – Cuaca extrem berupa curah hujan tinggi disertai kilatan petir mulai melanda Kabupaten Bangli. Bahkan derasnya hujan turun mengakibatkan pohon beringin yang berada di areal Pura Dalem Kahuripan, Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Bangli tumbang pada hari Jumat (2/1/2026) sekira pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang terhimpun tumbangnya pohon beringin yang berusia ratusan tahun tersebut menimpa rumah sekaligus warung milik warga bernama I Wayan Mentira sehingga mengakibatkan teras/plafon rusak parah.

Baca Juga : Bencana Bangli Tahun 2025 Telan 4 Korban Jiwa dan Kerusakan Bangunan Capai 10,3 Milyar Lebih

Selain itu, pohon beringin yang memiliki banyak ranting juga menimpa bangunan Green House milik Gweny Rumawas asal Jakarta sehingga mengakibatkan kerusakan pada atap.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD dan Damkar Bangli, I Wayan Wardana mengatakan mengingat waktu kejadian pohon tumbang tengah malam kemarin, maka untuk penanganannya dilakukan hari ini Sabtu (3/1/2026).

Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Bangli, TRC BPBD Provinsi Bali, Polsek Kintamani, Koramil Kintamani serta aparat Desa dan Warga mulai bekerja melakukan penanganan pukul 09.00 Wita.

“Dan dalam upaya penanganan terhadap pohon beringin yang berukuran besar tersebut, Tim Gabungan berjibaku dengan sekuat tenaga”, ujarnya.

Kata Wardana untuk dua bangunan warga yang tertimpa posisinya berada dekat pohon. Dalam kejadian pohon tumbang yang terjadi nihil korban jiwa. Sementara untuk estimasi kerusakan masih pendataan.

“Penyebab pohon berusia ratusan tahun tumbang, karena derasnya hujan turun sehingga pangkal pohon yang lapuk tergerus air”, ungkap Kalaksa BBPD dan Damkar Bangli.

Baca Juga : Percikan Kembang Api Pagi Hari Ludeskan Atap Pelinggih Meru Pura Puseh Desa Kintamani

Pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati saat beraktifitas mengingat saat ini kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan angin kencang, tanah longsor, banjir, sambaran/kilatan petir saat ini tengah melanda. Dan tetap ikuti himbauan Pemerintah (BMKG, BNPB, BPBD).

“BMKG memprediksi situasi ini masih akan berlangsung sampai besok dan tidak menutup kemungkinan akan berpotensi masih terjadi dalam sepekan kedepan”, tandas Wardana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *