Persindonesia.com Jembrana – STT Guna Widya dari Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Ogoh-ogoh pada Masikian Festival 3 Tahun 2026. Ajang kreativitas pemuda (Yowana) se-Kabupaten Jembrana tersebut resmi ditutup dengan pengumuman pemenang di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu (14/3).
Dalam penilaian yang dilakukan terhadap 15 ogoh-ogoh terbaik yang tampil dalam parade, STT Suta Dharma Kerti dari Desa Banyubiru ditetapkan sebagai juara kedua, sementara juara ketiga diraih STT Yowana Duta dari Desa Batuagung.
Selain lomba ogoh-ogoh, panitia juga menetapkan pemenang pada sejumlah kategori lainnya. Juara lomba sketsa diraih I Kadek Saputra dari Desa Adat Baler Bale Agung. Sementara itu, juara lomba tapel dimenangkan Eri Arjaya dari Desa Adat Dharma Kerthi, dan juara lomba ogoh-ogoh mini diraih Pungky Mahendra dari Desa Adat Dangintukadaya.
Masikian Festival 2026 Berakhir Sukses, Bupati Kembang Bangga Karya Yowana
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi konsistensi dan peningkatan kualitas karya para seniman muda yang tampil dalam festival tersebut. Menurutnya, Masikian Festival bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi upaya nyata menjaga keberlangsungan budaya Bali.
“Hari ini saya merasa bangga, Masikian Festival dari tahun ke tahun dapat berjalan lebih baik. Komposisi ogoh-ogoh sangat baik, anatominya juga bagus, filosofinya kuat, bahkan fragmen tarinya luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme generasi muda menjadi jaminan bahwa warisan budaya leluhur akan terus terjaga. “Ini bentuk kecintaan kita terhadap budaya yang diwariskan leluhur. Saya yakin budaya, tradisi, dan seni Bali tidak akan luntur selama anak muda kita tetap antusias seperti ini,” tambahnya.
Sejumlah Pemudik Pingsan Saat Antre Masuk Pelabuhan Gilimanuk
Ketua Pasikian Yowana Jembrana I Putu Feri Priyandana mengatakan, sinergi antara pemuda dan Pemerintah Kabupaten Jembrana turut mendorong peningkatan partisipasi peserta pada festival tahun ini.
“Tahun ini ada peningkatan signifikan. Peserta ogoh-ogoh mini naik dari 20 menjadi 27 peserta, lomba sketsa dari 18 menjadi 23 peserta, dan lomba tapel dari 8 menjadi 10 peserta. Ini menunjukkan kreator-kreator muda Jembrana terus melahirkan karya luar biasa,” jelasnya.
Masikian Festival yang digagas Bupati Jembrana sejak 2011 ini diharapkan terus menjadi wadah apresiasi kreativitas pemuda sekaligus sarana pelestarian adat, budaya, dan tradisi di Kabupaten Jembrana. Ts






