Persindonesia Jembrana – Dihari ketiga arus mudik lebaran yang dinilai merupakan puncak arus mudik diwarnai dengan insiden sejumlah pemudik yang pingsan saat mengantre di pintu masuk pelabuhan. Cuaca panas yang menyengat serta antrean kendaraan yang cukup panjang diduga menjadi penyebab utama para pemudik mengalami kelelahan.
Petugas kesehatan yang bersiaga di pos pelayanan segera mengevakuasi para pemudik yang pingsan untuk mendapatkan penanganan medis di Terminal Pelabuhan Gilimanuk.
Saat dikonfirmasi, Kepala Wilayah Kerja BBKK Denpasar Fajar isnaini mengatakan, kejadian pemudik pingsan mulai terjadi sejak siang hari. Hingga saat ini tercatat sekitar 16 orang pemudik yang telah ditangani oleh petugas kesehatan.
Antrean Mudik ke Gilimanuk Tembus 33 Km, Terpanjang dalam Sejarah Jembrana
“Mulainya dari siang, dari tengah hari. Yang kami tangani di sini ada sekitar 11 orang. Sebagian besar setelah ditangani sudah bisa melanjutkan perjalanan,” ucapnya, Minggu (15/3)
Ia menjelaskan, sebagian besar laporan awal menyebutkan pemudik mengalami pingsan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh kelelahan akibat perjalanan jauh, antrean kendaraan, serta cuaca panas.
“Kebanyakan dilaporkan pingsan, tetapi setelah ditangani sebenarnya hanya kelelahan. Cuaca panas, antrean, serta perjalanan jauh dari Denpasar menjadi pemicunya,” jelasnya.
Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri Ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik
Para pemudik yang mengalami keluhan ditangani dengan pemberian cairan minum serta elektrolit seperti oralit. Setelah kondisi membaik, sebagian besar pemudik dapat kembali melanjutkan perjalanan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap menjaga kondisi kesehatan sebelum berangkat. Pemudik diminta memastikan tubuh dalam kondisi fit serta memperhatikan asupan cairan selama perjalanan.
“Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum melakukan perjalanan. Jangan lupa cukup minum karena cuaca cukup panas,” katanya.
Luar Biasa, Sekwan Bangli Didaulat Duduki Seketaris Asdeksi Se-Bali Periode 2026-2029
Selain itu, pemudik yang sedang menjalankan ibadah puasa juga diingatkan untuk menyesuaikan kondisi fisik dengan jarak perjalanan yang akan ditempuh.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan pos kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik apabila mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan. Ts






