Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Erwandi, saat memberikan Piagam penghargaan kepada Wakil Ketua I Perhimpunan INTI Babel atas kepedulian terhadap pendidikan, Sabtu (2/5/2026)
Pangkalpinang, persindonesia.com —
Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang mengapresiasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bangka Belitung, atas kepeduliannya membantu siswa kurang mampu melalui penyaluran bantuan alat tulis, dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Kegiatan bakti sosial yang digelar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang di Hotel Grand Bangka City, Sabtu (2/5/2026), menyalurkan bantuan kepada 25 siswa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, bersama tamu undangan dan pengurus INTI Babel.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Erwandi, menyampaikan bahwa dunia pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Pendidikan membutuhkan kebersamaan. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian INTI Babel,” ujarnya.
Menurut Erwandi, bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban orang tua dan siswa, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Ia berharap kepedulian serupa dapat terus berlanjut dan diikuti oleh elemen masyarakat lainnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diikuti elemen masyarakat lainnya dan kami terus mendorong kolaborasi,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang terus melakukan inventarisasi terhadap anak tidak sekolah (ATS). Dari hasil pendataan, faktor ekonomi dan keluarga broken home menjadi penyebab utama.

Sebanyak 42 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dilibatkan dalam proses pendataan tersebut. Anak-anak yang terdata kemudian diarahkan kembali ke pendidikan formal maupun nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM).
Pada 2025 tercatat sebanyak 167 anak tidak sekolah, namun hanya 68 anak yang bersedia kembali melanjutkan pendidikannya. Selain mendorong mereka kembali bersekolah, pemerintah juga memberikan bantuan berupa beasiswa sebagai bentuk dukungan.
Pemkot Pangkalpinang melalui Dinas Pendidikan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah di daerah tersebut. (B2N)






