Paus Raksasa Terdampar di Pantai Nusasari Melaya

Persindonesia.com Jembrana – Warga Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dibuat geger dengan penemuan seekor ikan paus berukuran jumbo yang terdampar di pesisir Pantai Desa Nusasari, Selasa (5/5/2026) sore.

Mamalia laut berjenis ikan paus sperma berukuran 15 meter tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah warga yang tengah berada di sekitar pantai. Saat ditemukan, kondisi paus diketahui masih hidup dan tampak sesekali bergerak di area bibir pantai dengan kondisi tubuh sebagian berada di daratan.

Penemuan mendadak itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Banyak warga berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung keberadaan paus yang terdampar. Sebelumnya, paus tersebut sempat terlihat bergerak oleh warga sekitar 100 meter dari pinggir pantai. Setelah air laut sedikit surut, ikan tersebut tidak bergerak dengan posisi kepala menghadap ke laut.

Lantik 132 Pejabat, Bupati Satria Ajak Tinggalkan Zona Nyaman dan Introspeksi Diri

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan warga kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan itu, personel Polsek Melaya bersama anggota terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area.

Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan paus terdampar tersebut. Menurutnya, laporan diterima dari warga pada sore hari dan petugas segera diterjunkan ke lokasi.

“Benar, tadi ada laporan dari warga terkait adanya ikan paus yang terdampar di pesisir Pantai Desa Nusasari. Saat ini anggota kami sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Hotel Plat Merah Jimbarwana Terbengkalai, Penyewa Gagal Lunasi Kewajiban

Lebih lanjut, Kompol Sukadana mengatakan, hingga sore hari kondisi paus masih hidup. Pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan pihak kelautan, guna menentukan langkah penyelamatan.

“”Awalnya masih ada bisa gerak, tapi airnya semakin surut, ikan tersebut tidak bergerak kemungkinan ikan diduga (paus) sudah mati. Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait dan rencananya besok Pagi dan akan langsung kubur. ,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas bersama warga masih berada di lokasi untuk memantau kondisi paus. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab mamalia laut tersebut bisa terdampar di pesisir Pantai Nusasari. Ts

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *