TANGERANG SELATAN,Persindonesia.com – Ketua Yayasan Peduli Insan Bangsa, dr. Refla, menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang layak merupakan hak fundamental setiap warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Komitmen nyata tersebut dibuktikannya dengan memimpin langsung aksi sosial komprehensif, mulai dari pemeriksaan medis gratis hingga penyerahan hibah satu unit ambulans operasional untuk warga Kelurahan Jelupang, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (07/06/2026).
”Kami berharap kehadiran ambulans dan program ini bukan hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi menjadi awal dari sistem kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat yang terus berjalan dan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga. Karena akses kesehatan yang layak adalah hak setiap warga dan ini dijamin di dalam UUD 1945,” ujar dr. Refla, yang juga menjabat sebagai Ketua Kaban Kesira Tangerang Selatan.
Program kemanusiaan yang diinisiasi oleh dr. Refla bersama yayasannya ini meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), layanan konsultasi dan pengobatan gratis, pendampingan pasien, hingga pembagian paket sembako untuk menstimulasi kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini penyakit.
Inisiatif progresif dari dr. Refla ini mendapat apresiasi tinggi dari Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang turut hadir langsung di lokasi acara. Menurut Benyamin, aksi nyata yang dimotori oleh Yayasan Peduli Insan Bangsa ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendongkrak angka harapan hidup masyarakat di wilayah Tangsel.
Dalam sambutannya, Walikota sempat merefleksikan perjuangan menghadapi pandemi COVID-19 pada periode 2020-2021 lalu sebagai pelajaran berharga bahwa kesehatan adalah pilar utama pembangunan daerah. Berkat sinergi dari berbagai pihak seperti yayasan ini, angka harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan dilaporkan berhasil meningkat, dari yang sebelumnya 72 tahun kini mencapai kisaran 72,6 tahun.
Dari total 300 warga Jelupang yang mengikuti pemeriksaan, tim kesehatan di bawah naungan yayasan melaporkan bahwa mayoritas peserta dalam kondisi sehat. Meski tidak ditemukan penyakit yang tergolong sangat serius, beberapa temuan medis seperti kasus gula darah tinggi dan hipertensi (tekanan darah tinggi) tampak mendominasi hasil pemeriksaan.

Menanggapi laporan tim medis bentukan dr. Refla tersebut, Walikota Benyamin Davnie langsung menginstruksikan jajarannya untuk merekam data tersebut ke dalam sistem pemetaan daerah.
”Saya minta hasil pemeriksaan dari 300 peserta ini, baik jumlah warga dengan tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, maupun temuan lainnya, segera dicatat dan disusun. Data ini akan langsung dimasukkan ke dalam peta kesehatan Tangerang Selatan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan kebijakan ke depan,” tegas Benyamin.
Di bawah arahan dr. Refla, program ini dirancang agar tidak berhenti saat acara selesai. Bagi warga yang membutuhkan penanganan medis sederhana, tim dokter yayasan langsung memberikan pengobatan di tempat. Sementara bagi warga yang memerlukan penanganan lebih serius, pihak yayasan komit memfasilitasi rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih memadai.
Sebagai wujud komitmen jangka panjang, dr. Refla juga membuka layanan pendampingan kesehatan gratis menuju Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Warga Jelupang yang menghadapi kendala administrasi atau proses rujukan ke rumah sakit dapat langsung menghubungi hotline resmi yayasan di nomor 0851 2262 2029.
Guna mendukung kesiapsiagaan darurat di tingkat akar rumput, satu unit ambulans gratis yang dihibahkan secara simbolis oleh dr. Refla nantinya akan dikelola langsung oleh pengurus lingkungan RW 01 dan RW 02 Kelurahan Jelupang. Kehadiran armada medis ini diharapkan mampu memangkas waktu respons (response time) saat ada warga yang membutuhkan pertolongan darurat.
Melalui sinergi kuat yang dibangun oleh dr. Refla bersama pengurus lingkungan, tenaga kesehatan, dan warga setempat, aksi ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial sekaligus menaikkan standar kualitas kesehatan masyarakat di Kelurahan Jelupang secara berkelanjutan.
Bersama Hadir, Bersama Peduli, Bersama Menjaga Kesehatan Masyarakat dan Insan Bangsa.






