Menteri Nusron saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN di Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Bandung Barat – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pelayanan pertanahan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Kementerian ATR/BPN. Karena itu, seluruh pegawai diminta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Arahan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat memberikan pembinaan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat dan Kepala Kantor Pertanahan se-Jawa Barat di Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/07/2026).
Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron mengingatkan bahwa pelayanan publik harus dijalankan dengan semangat melayani, bukan didorong oleh kepentingan pribadi maupun orientasi transaksional. Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan profesional.
“Pelayanan publik harus memudahkan masyarakat. Berikan pelayanan dengan sepenuh hati, karena tugas kita adalah membantu rakyat memperoleh hak atas tanahnya dengan baik,” tegas Menteri Nusron.
Ia menjelaskan, transformasi layanan yang tengah dijalankan Kementerian ATR/BPN tidak hanya berfokus pada pengembangan sistem dan digitalisasi, tetapi juga pada pembentukan aparatur yang profesional, berintegritas, dan memiliki etos kerja tinggi. Terutama bagi petugas yang berada di garda terdepan pelayanan, sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat menjadi faktor yang sangat menentukan.
Untuk mendukung peningkatan kualitas SDM, Kementerian ATR/BPN terus menerapkan sistem pengembangan karier aparatur berbasis kompetensi, prestasi, dedikasi, loyalitas, dan integritas. Melalui pola tour of duty dan tour of area, pegawai didorong memperoleh pengalaman bertugas di berbagai unit kerja serta wilayah Indonesia guna memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas profesional.
Menteri Nusron menilai mobilitas pegawai antardaerah menjadi bagian penting dalam membentuk aparatur yang adaptif terhadap berbagai karakteristik pelayanan di seluruh Indonesia.
“Sebagai instansi vertikal, seluruh pegawai harus memiliki pengalaman bertugas di berbagai wilayah. Dengan begitu, kompetensi, kemampuan beradaptasi, dan kualitas pelayanan akan semakin meningkat,” ujarnya.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, turut memaparkan perkembangan pelaksanaan program dan capaian kinerja pertanahan di wilayah Jawa Barat.
Menteri Nusron hadir didampingi Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Einstein Al Makarima Mohammad, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Achmad, serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid. Melalui pembinaan ini, Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas SDM sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Redaksi Persindo & Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar.
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
![]()





