Pesawat asing Melintasi Area Natuna Di Paksa Mendarat

Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) menggelar simulasi Force Down atau pemaksaan mendarat pesawat terbang militer cargo asing memasuki wilayah NKRI tanpa izin di Lanud RSA, Ranai-Natuna, Rabu, (10/3) kemarin.

Force Down merupakan bagian dari Operasi Penegakan Hukum Pengamanan Wilayah Udara (Opsgabkumpamwilud), yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2018 tentang pengamanan wilayah Republik Indonesia.

Pemdes Kalimas Targetkan Pembangunan Pujasera Diresmikan Sebelum Bulan Ramadhan

Dalam UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan Keputusan Dirjen Perhubungan Udara, di mana pesawat asing tanpa izin yang melanggar wilayah kedaulatan NKRI akan diusir atau dipaksa mendarat di bandara tertentu di wilayah NKRI.

Sedangkan izin yang dimaksud adalah filght clearance atau flight approval dari Dirjen Perhubungan udara  serta security clearance yang dikeluarkan oleh Mabes TNI,” ungkap Komandan Lanud (Danlanud) RSA. Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos.

Viral! Ngaku di Hacker, Pemilik Akun Abdilah Pulukan Bali Diamankan Polsek Pekutatan

Pada latihan force down kali ini kata Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos, Lanud RSA menskenariokan dari laporan Satuan Radar (Satdrad) 212 Ranai mendektesi objek yang tidak dikenal di layar monitor, adanya pesawat asing (lasa X) yang melanggar wilayah udara Natuna, kemudian melaporkan ke Kosekhanudnas I dan ditindak lanjuti ke Kohanudnas di Jakarta.

Sehingga memerintahkan kepada skadron udara 1 Lanud Supadio  untuk melaksanakan shadow terhadap pesawat tersebut untuk dilaksanakan force down di Lanud RSA.

Polri Tangkap 3 Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akte Perusahaan

Setelah mendarat di Lanud RSA, pesawat digiring menuju apron dengan menggunakan fallow me car dan dikawal ketat Polisi Militer TNI AU(Pomau) RSA dan Pasukan Pertahanan Pangkalan (Hanlan) Lanud RSA, mengepung pesawat militer cargo asing tersebut.

Selanjutnya pilot dan kru pesawat diamankan oleh personel Lanud RSA, yang terdiri dari personel Pomau, Intelijen dan Hukum, untuk dilakukan investigasi dan interogasi guna mendapatkan data dan informasi yang diperlukan Lanud RSA.

Yayasan PP “AJIB” Merangkul Kasatresnarkoba Polres Jombang

“Dalam pelakasanaan simulasi ini, Lanud RSA melibatkan pesawat Boeing AI -7303 TNI AU dari Skadron Udara 5 Wing 5 Lanud Hasanuddin Makassar dan Satrad 212 Ranai-Natuna,” kata Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos.

Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos., menyampaikan kepada seluruh personel yang terlibat dalam latihan, untuk melaksanakan latihan dengan serius dan sungguh-sungguh serta penuh tanggung jawab.

Kick Off..! Tendangan Pertama Bupati Tamba Sebagai Pembuka Pertandingan Persahabatan

“Faktor safety, keamanan di utamakan serta selalu berdoa kepada tuhan yang maha kuasa agar seluruh rangkaian latihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan tanpa kendala,” pesan Danlanud RSA.

Danlanud RSA berharap, apa yang telah dilatihkan ini dapat dijadikan pengalaman dan pedoman pelaksanaan tugas ke depan.

FLO DKI Jakarta Peringati Isra Miraj 1442 H dengan Bagikan Sedekah dan Masker di Johar Baru Jakarta Pusat

“Semoga latihan ini dapat meningkatkan pemahaman, kemampuan personel, perencanaan dan pengomandoan serta pengendalian operasi force down,” pangkas Danlanud RSA, Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, S.Sos. (Jeffri Batam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *