Persindonesia.com Jembrana – Dunia Bisnis IT dan Teknologi dimasa depan akan sangat diperlukan bagi anak-anak muda jaman sekarang khususnya generasi muda Kabupaten Jembrana, mengingat waktu terus berjalan kebutuhan didunia IT dan Teknologi akan terus dikembangkan menuju tahun emas 2026.
Untuk itu sesuai janji politik Tamba-Ipat pada saat pencalonan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jembrana untuk membangun Incubator bisnis dan saat acara 100 hari masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tamba-Ipat beberapa kampus sudah mendatangani MOU pada saat itu. hal tersebut untuk menciptakan wirausaha baru bagi generasi muda Jembrana.
Terbukti Untuk Kesehatan, Para Pemuda Kabupaten Tegal Antunsias Ikuti Vaksinasi

Hari ini sesuai janjinya Bupati Jembrana I Nengah Tamba bekerjasama dengan Universitas Triatma Mulya menghadiri undangan Soft Opening Incubator Bisnis Teknologi (ITB) Triatma Mulya Jembrana bertempat di Jalan PB Sudirman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Saat dikonfirmasi awak media persindonesia.com Bupati Jembrana I Nengah Tamba menuturkan, sesuai janji politiknya, dengan adanya universitas ini, pihaknya akan mengerahkan para generasi muda Jembrana untuk belajar mandiri, dikarenakan kedepan kita akan dikuasai oleh tekenologi. Jumat (17/12/2021).
Bupati : Ini Tugas Pertama Kades Setelah Dilantik
“Kita tidak akan mungkin bekerja biasa seperti sekarang, kedepannya dengan perkembangan dunia IT kita semua kerja di alam maya, untuk itu apa yang dilahirkan oleh universitas ini bisa mencetak anak-anak muda yang tangguh dimasa depan dan berinovasi. Ini penting sekali, secara konvensional tetap ada, tetapi kita mengarah bukan ke dunia itu, apalagi sekarang ada dunia maya yang menciptakan bahwa transaksi itu tidak ada lagi di alam nyata, akan tetapi berada di alam maya,” terangnya.
Tamba melanjutkan, hal ini penting dipelajari dan dipersiapkan kedepannya, dirinya berharap, kampus ini menciptakan anak-anak muda yang tangguh. “Di tahun emas 2026, Kabupaten Jembrana yang didukung sebentar lagi dengan infrakstrutur yang akan masuk seperti adanya tol, pihaknya akan membangun integrated tourism. Nantinya itu membutuhkan orang-orang pinter dan hebat geerasi Jembrana,” jelasnya.
TP. PKK Kabupaten Gianyar Salurkan Bantuan PMT dari Ketua TP. PKK Provinsi Bali
Dirinya juga berharap apa yang disipakan oleh pihak kampus, mulai sekarang akan bisa bermanfaat di tahun 2025-2025. “Saya setuju sekali nanti bahkan saya undang anak-anak muda Jembrana nanti di tanggal 26 Desember 2021, dimana kita akan lounching Terminal Kaliakah sebagai angkringan anak muda. Ditempat itu bukan berarti kita berjualan produk makanan saja akan tetapi, kita akan jualan produk IT, masyarakat akan tahu dunia kedepan seperti apa, kita jangan sampai ketinggalan IT dan teknologi,” jelasnya.
Sementara itu Rektor Triatma Mulya I Ketut Putra Suarthana menambahkan, Icubator bisnis Triatma Mulya adalah suatu program yang diciptakan oleh program dari fakultas informatika. “Kebetulan incubator bisnis ini mendapatkan hibah dari kementrian pendidikan, ini adalah yang pertama kali bagi kita, magsudnya untuk membangun bagaimana usaha kecil menengah bisa dibangkitkan melalui teknologi yang modern ini,” ujarnya.
PS Jembrana Peringkat Dua dalam Liga 3 Indonesia Region Bali Setelah Vakum Selama 10 Tahun
Univeversitas Triatma Mulya, lanjut Suarthana, sangat mendukung sekali untuk program-program nantinya, yang membantu masyarakat bisa mengembangkan melalui UMKM dengan teknologi yang baru. Jadi universitas Triatma Mulya merupakan universitas yang pertama ada di Jembrana.
“Nantinya kita bisa membangun sumber manusia dibidang pendidikan, di bidang kesehata, bisnis dan juga dibidang informatika, itu yang akan ada di Jembrana. Saya berharap universitas ini bisa membantu anak-anak muda yang ada di Jembrana, mereka tidak lagi pergi ke Denpasar dan keluar daerah, dan ini kita akan persiapkan dan semua ada disini,” uraiannya.
Program Keluarga Bekwalitas, Efektif Melahirkan Sampai 4 Anak
Lebih jelasnya, Suarthana menambahkan, dengan kampus yang memadai dan juga fasilitas yang memadai pula, sehingga akan bisa menciptakan sumber daya manusia yang profesional. “Kita memang pokus dengan fakultas bisnis dan kewirahusahaan, sesuai apa yang di arahkan bapak bupati nanti para lulusan kita itu tidak mencari pekerjaan melainkan menciptakan pekerjaan,” tutupnya. (sb)






