Akhirnya! Diputuskan Sirkuit All In One Dijadikan Ajang Piala Bergilir Festival Layang-layang Seluruh Dunia

Persindonesia.com Jembrana – Setelah dilakukan survey dan juga percobaan dari Tim Panitia dan juga komentar dari berbagai peserta eksibisi layang-layang internasional dari berapa negara, Sirkuit All In One diputuskan menjadi tempat laga bergensi dunia Festival Layang-layang Internasional, tim panitia juga memutuskan kedepannya tempat tersebut menjadi ajang piala bergilir yang akan diperebutkan peserta layang-layang dari seluruh dunia.

Eksibisi festival layang layang internasional dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang didampingi Forkopimda Kabupaten Jembrana dengan melepas balon sebagai bentuk dimulainya eksibisi tersebut. Eksibisi Layang-layang internasional yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Jembrana, dengan mengambil tempat di Sirkuit All In One Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana tersebut diikuti dari 10 negara.

Tim Bali Internasional Kite Komite, Ida Bagus Ugrasena saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Jembrana yang telah mempersiapkan tempat yang sanga luas untuk eksibisi layang-layang internasioanl. “Kedepan kami berharap bisa lagi melakukan acara seperti ini. Kami juga sudah berdiskusi tentang piala bergilir Dragon World Kite Championship Festival, jadi perebutan kejuaraan dunia piala bergilir Bupati Cup yang akan bisa dilaksankan setiap tahun. Ini kami sudah persiapkan mulai hari ini untuk mendukung kejayaan Kabupaten Jembrana.

Sirkuit All In One Siap Gelar Laga Festival Layang-layang Internasional

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, dibukanya eksibisi layang-layang internasional tersebut menurutnya sebagai ajang promosi kepada untuk memperkenalkan daerah Kabupaten Jembrana ke dunia. “Kami berterima kasih kepada ajik Ugrasena yang merupakan perintis layang-layang internasional yang ada di bali, beliau mau membantu Kabupaten Jembrana sudah mendatangkan peserta dari 10 negara. Mestinya hari ini ada beberapa negara lagi yang datang karena terhambat dengan pengurusan visa dan juga ada acara yang sama di Jogja,” terangnya. Jumat (18/8/2023).

Menurutnya, kedepannya sudah diputuskan setiap tanggal 18 Agustus akan diadakan kejuaraan perebutan piala bergilir yang akan diikuti oleh negara yang ada di dunia, yang diberi nama The Dragon kite International Championship Bupati Cup. “Mudah-mudahan ini terlaksana menjadi ajang bergensi bertaraf internasional yang bisa meningkatkan kejayaan Jembrana di masa depan. Mereka datang dengan biaya sendiri,” ujarnya.

Dirinya menghimbau kepada para penonton yang datang supaya ikut menjaga kebersihan di area Sirkuit All In One. “Masyarakat yang berlibur dan berkunjung ke Sirkuit All In One untuk ikut menjaga kebersihan di area sirkuit dan juga di pantai terutama dari sampah plastik. Sampah ini sangat berbahaya bagi lingkungan. Mari kita sama-sama menjaga area ini tetap bersih,” ucapnya.

Salah satu peserta yang merupakan ahli layang-layang dari dari Negara Filipina yang sudah keliling dunia bermain layang-layang bernama James mengungkapkan dirinya juga pertama kali datang ke Bali dan juga ke Kabupaten Jembrana. “Tempat ini sangat cocok dan bagus sekali untuk festival layang-layang pantainya luas dan indah dan tentu juga tidak banyak ada bangunan,” katanya.

Bupati Tamba Gelar Tatap Muka Dengan Veteran Jembrana

Ditempat yang sama, peserta dari Melburne Australia Mr. Ryord mengatakan, dirinya sangat senang berada di Kabupaten Jembrana ikut dalam eksebisi layang-layang ini. “Bali merupakan rumah kedua saya. Saya suka Jembrana dan menikmati kegiatan ini, selain itu pantai disini sangat indah, pasirnya juga hitam. Bermain di pantai kemudian menjaga kebersihan adalah sesuatu yang membuatmu merasa senang,” ujarnya.

Hal senada juga diucapkan oleh peserta Negara Filipina bernama Orlando mengatakan, dirinya baru pertama datang ke Bali dan juga ke Kabupaten Jembrana, dengan adanya pestival layang-layang ini tentunya membuat layang-layang disini bisa berkembang, begitu juga di Asia. “Untuk area disini sangat bagus dan pantainya luas dan sangat indah. Festival yang kita lakukan hari ini akan menjadi proyek yang berkelanjutan untuk tahun kedepan,” ungkapnya.

Peserta dari Negara Malaysia bernama Denny Lau yang juga merupakan seorang wartawan televisi mengatakan, diringa mengucapkan terimakasih sudah ikut terlibat di acara festival layang-layang internasional di Kabupaten Jembrana. “Menurut saya tempat ini cocok untuk festival layang-layang, selain itu pantainya luas dan indah dan juga bersih,” pungkasnya. Sur

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *