Persindonesia.com Jembrana – langkah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten Jembrana secara resmi mewajibkan toko modern berjejaring di wilayahnya untuk menampung dan menjual produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jembrana. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor UMKM dan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Mengawali, kerjasama itu pada launching produk UMKM digerai alfamart Jalan Gajahmada, Desa Dangintukadaya ( 17/9).
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan ada tiga hal sebagai syarat daerahnya menerima toko ritel moderen berjaringan beroperasi di Jembrana. Pertam , mewajibkan menerima produk UMKM Jembrana masuk gerai. Kedua, menyisihkan CSR untuk membantu masyarakat Jembrana dan terakhir, meniadakan penambahan unit toko baru.
4 Warga Melaya Terima Bedah Rumah, Bupati Kembang: Semoga Jadi Awal Hidup Lebih Baik
“Bulan juni lalu kami sudah bersepakat untuk tiga permohonan diatas. Hari ini kita resmikan stand UMKM Jembrana digerai alfamart. Bagus sekali display produknya, baru masuk pengunjung sudah melihat produk produk Jembrana itu,” kata Bupati Kembang.
Saat ini kata Bupati , baru 13 produk dari 6 UMKMÂ Jembrana yang bisa masuk. Kedepan, harapannya jumlah itu bisa bertambah.tetapi juga mewajibkan mereka berkontribusi langsung pada kemajuan UMKM. “Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dan berdaya saing,” terangKembang Hartawan.
Kedepan, Ia juga ingin UMKM Jembrana terus meningkatkan kwalitas mengikuti standar dari alfamaret. “Kemarin sudah dilakukan proses kurasi dari beberapa produk yang diberikan. Kemudian laporan trakhir 13 produk, kami bersyukur bisa masuk dulu, tentu yang lain umkm yang belum. mohon bersabar untuk bisa masuk, ” papar Kembang Hartawan.
Pemerintah Genjot Penataan Ruang di Pulau Terluar, Enggano Jadi Prioritas Strategis
Lebih lanjut, Kembang meminta kepada PLUT Jembrana untuk terus melakukan pendampingan dan fasilitasi UMKM.
“Jangan sampai puas dan berhenti disini, jadi harus terus tingkatkan produk-produk umkm kita.PLUT Jembrana lakukan pendampingan dan fasilitasi, jangan biarkan mereka sendiri. Kalau memang produknya bisa diterima, laku atau tidak, jadi kembali kepada kemampuan kita, umkm kita,” ujar Kembang.
Sementara, Baharudin selaku Corporate Communications di PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) menegaskan komitmennya bisa berkolaborasi terus, untuk menghidupkan umkm di kabupaten jembrana.
Anak Punk Kembali Diamankan di Gilimanuk, Sebagian Besar Kapal Tolak Angkut ke Jawa
“Mudah-mudahan dengan launching umkm yang ada di toko kita, bisa kita maju bersama, kita hidupkan umkm di kabupaten jembrana. Terpenting UMKM juga bisa konsisten, terutama dari sisi produksi, karena respon konsumen bagus, produksinya keteteran,” pungkasnya. Hm






