Persindonesia.com Denpasar – Diback up oleh Polda Bali, Polresta Denpasar berhasil mengamankan anak remaja yang meresahkan masyarakat melakukan aksi trek-trekan liar di Jalan Gatsu Barat. Sebanyak 9 anak remaja 1 merupakan seorang perempuan diamankan oleh tim gabungan tersebut.
Aksi para remaja yang umurnya belasan tahun tersebut seringkali meresahkan warga sekitar sehingga tim gabungan berhasil menggagalkan aksi tersebut. Mereka belum sempat melakukan aksi balat liar keburu diamankan sekira pukul 03.47 wita dinihari tadi.
Anwar Hafid Reses, Warga Laporkan Sengketa Tanah Hingga Karang Taruna
dari 9 remaja yang berhasil diamankan 3 diantaranya merupakan joki dengan 2 sepeda motor NMax dan 1 motor Honda Vario diantaranya berinisial KP berumur 14 tahun merupakan pelajar SMP Kristen di Denpasar, AMS 15 tahun masih sekolah SMA asal Denpasar, dan BR (15) masih pelajar SMK asal Denpasar.
Sedangkan remaja yang dibonceng oleh jokinya yang ikut diamankan Polisi diantaranya AP umur 16 tahun masih bersekolah di SMA asal Kuta Utara, GS (27) sudah bekerja asal Denpasar, DW (16) masih pelajar SMA asal Denpasar, LPSNS (23) seorang perempuan asal Kerobokan Badung, ASY (18) asal Kerobokan Badung dan YD (17) asal Denpasar.
Wagub Cok Ace Hadiri Deklarasi Forum Komunikasi Masyarakat Flores Timur dan Lembata “Titehena Bali”
Saat dikonfirmasi awak media via whatsapp mengatakan, seijin Kapolresta Denpasar, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan adanya anak remaja yang diamankan terkait aksi trek-trek liar di Gatsu Barat Denpasar. Senin (28/2/2022).
“Tim gabungan berhasil mengamankan 9 remaja yang kerap melakukan aksi trek-trek liar di Gatsu Barat dan masih diamankan di Polresta Denpasar bersama barang bukti. Kami akan memanggil orang tua mereka untuk tetap mengawasi putra-putranya agar kejadian kemarin malam tidak terjadi lagi,” terangnya.
Nyepi Tahun ini, Layanan Data Seluler dan IPTV Dimatikan
Akibat aksi mereka, lanjut Sukadi, itu sangat membahayakan jiwanya apalagi sebagaian besar mereka umurnya belasan tahun sangat riskan kecelakan terjadi. Mereka juga mengganggu dan membahayakan pengendara yang lain lewat dijalan tersebut.






