Persindonesia.com Jembrana – Akses jalan menuju wilayah Muluk Tunjung, Banjar Palunganbatu, Desa Batuagung, Jembrana, mengalami kerusakan parah sejak 2022. Jalan yang jebol itu membuat sekitar 100 kepala keluarga (KK) hampir terisolir dan hanya bisa dilalui sepeda motor.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, dirinya baru mengetahui kondisi tersebut saat menghadiri kundangan (hajatan) salah satu warga di Palunganbatu. “Kita harus segera selesaikan. Kami sudah menyiapkan anggaran pemeliharaan dan belanja tidak terduga, sehingga bisa bertindak cepat,” ujarnya, Minggu (10/8).
Sekda Dewa Made Indra Bersama Ribuan Runners Lari 5K di Bali International Trail Run 2025
Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses warga. Jika tidak segera diperbaiki, akses bisa terputus total. “Kalau putus, warga akan terisolir karena tidak ada jalan tembus ke mana pun,” tegasnya.
Pemerintah daerah, kata Kembang, akan menggunakan box culvert agar pengerjaan lebih cepat. “Kurang lebih seminggu lagi dikerjakan. Bahan sudah kami siapkan,” katanya.
Pemprov Bali Tegaskan ASN Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Ia menambahkan, selain di Palunganbatu, terdapat beberapa titik jalan jebol di Jembrana yang ditemukan saat kunjungan kerja maupun kegiatan di lapangan. “Kami berkomitmen melakukan perbaikan demi kelancaran mobilitas masyarakat.
Salah satu warga, Made Wartama, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati ke lokasi. Ia berharap perbaikan segera terealisasi. “Jalan ini jebol sudah hampir tiga tahun sejak sebelum Pilkada 2024. Mudah-mudahan melalui bapak bupati sekarang, jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya. Ts






