“Pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78 tahun, kami berharap semua elemen dan anak bagsa tidak termakan propaganda jahat sehingga tidak terpecah belah dan terkotak-kotak pada kekuasaan oleh segelintir elit politik yang haus kekuasaan” tegas Ir. Andi Petta Didik Muadi, Ketua DPW Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Nawacita Rakyat Indonesia (LSM GNRI) Jawa Timur, Rabu (9/8/2023).
Didik menegaskan, sudah sewaktunya masyarakat Indonesia sadar diri dan tabayyun tentang “Maksud dan Tujuan” sebuah pagelaran pemilu yang tidak lain adalah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur.
“Tidak ada pemerintahan yang sempurna. Diakui atau tidak, setiap pemerintahan memiliki kekurangan, namun janga jadikan itu sebagai sekat dan pemecah belah persaudaraan anak bangsa dalam rumah NKRI” tegasnya.
Melalui peringatan Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, sambungnya, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hidup guyub, rukun dan bersatu demi cita-cita luhur bangsa.
“Isu-isu seruan makar (people power) yang mengarah dan mengajak paada perpecahan seyogyanya tidak perlu disikapi serius.
“Biarkan elite politik menjadi penghias dunia media hiburan. Mari kita berani menolak dengan mengatakan TIDAK bagi segelintir orang yang ingin memecah belah NKRI tercinta. Tanggung jawab kita adalah keluarga dan anak cucu kita serta keutuhan NKRI tercinta, Fokus kerja menjadi lebih baik” pungkasnya






