Persindonesia.com Jembrana – Warga Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, dikagetkan dengan penemuan bangkai seekor penyu betina jenis lekang (Lepidochelys olivacea) yang sudah membusuk di Pesisir Pantai Perancak tepatnya di depan lokasi Kelompok Konservasi Penyu (KKP) Kurma Asih pada Minggu (14/9/2025) siang, sekitar pukul 13.30 Wita
Saat dikonfirmasi pada Senin (15/9/2025) Koordinator KKP Kurma Asih Desa Perancak, I Wayan Anom Astika Jaya membenarkan penemuan tersebut. “Ia kami temuakn siang kemarin dengan kondisi sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap,” terangnya.
Gus’e Peduli Kesehatan Berencana Luncurkan “Home Care” Pada Penderita Penyakit Kronis
Ia mengungkapkan, penyu tersebut memiliki panjang karapas 70 cm dan lebar 69 cm. Berdasarkan ukurannya, penyu betina ini diperkirakan berusia sekitar 20 tahun.
“Setelah temukan, kami segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jembrana. Tim kemudian mengidentifikasi bangkai penyu tersebut,” jelasnya.
Miris! Tenaga Honorer SDN Gadog 1 Diduga Lecehkan Siswi dengan Iming-Iming Uang Rp2.000
Anom mengaku sampai saat ini ia tidak bisa memastikan penyebab kematian penyu tersebut lantaran kondisi penyu sudah membusuk dan langsung di kubur dilokasi penemuan
“Setelah proses identifikasi, bangkai penyu langsung kita kuburkan bersama petugas BKSDA untuk menghindari adanya pencemaran akibat bangkai penyu ini, kita segera lakukan penguburan dan tidak dilakukan nekropsi,” pungkasnya. Ts






