Bupati Kembang Serahkan BKK Rp 200 Juta, Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Gede Budeng

Persindonesia.com Jembrana – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan Padudusan Agung Menawa Ratna Pura Gede Budeng di Banjar Delod Pangkung, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Jumat (25/4).

Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup Ipat turut menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 200 juta kepada Bendesa Adat Budeng I Ketut Hindu Riyasa yang disaksikan Gubernur Bali dalam hal ini diwakili oleh I Dewa Gede Mahendra Putra selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Bali, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Dewi Suparwati, Kasdim 1617 Jembrana, Mayor Inf Har I Wayan Yudana, Prebekel, Bendesa dan tokoh serta masyarakat setempat.

Ny Putri Koster Ajak PELINDO Sinergi Wujudkan Bali Bersih Sampah

Bupati Kembang Hartawan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Jembrana dibawah kepemimpinanya bersama Wabup Ipat berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, dalam hal ini untuk meringankan beban masyarakat. Pihaknya juga mengapresiasi masyarakat dalam melaksanakan upacara Karya Ngenteg Linggih.

“Saya bangga dan senang menyaksikan secara langsung upacara Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan Padudusan Agung Menawa Ratna Pura Gede Budeng di Banjar Delod Pangkung, Desa Budeng. Semoga karya ini berjalan dengan lancar labda karya, sida sidaning don,” ujarnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah 2025, Bupati Bangli Terima Dua Penghargaan

Bantuan senilai Rp 200 juta ini bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap desa adat dalam pelaksanaan karya agung ini. “Astungkara Ida Bhatara-Bhatari yang berstana di Pura Gede Budeng ini memberikan kita semua waranugraha. Saya juga berharap masyarakat agar tetap bersatu,” ungkap Bupati Kembang.

Sementara itu, Bendesa Adat Budeng I Ketut Hindu Riyasa, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Jembrana, atas bantuan yang diberikan. “Adapun puncak karya Ngenteg Linggih di Pura Gede Budeng ini, akan dilangsungkan besok Sabtu (26/4) yang akan dipuput 6 sulinggih dan nyineb sendiri akan dilaksanakan pada Selasa (29/4),” pungkasnya. Hm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *