Persindonesia.com Jembrana – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menghadiri undangan Grand Lounching Porangkaya Token bertempat di Wisata Umbul Puncak, Gunungsari, Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (15/12)
Hadir dalam acara lounching ini, Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, S.Pd., M.Si., Direktur Utama PT. Anugerah Porangkaya Indonesia H. Eko Susilo NH, SE. MM., dan CEO Porangkaya Token, Rizki Adam, GMSD, Chairman Goldcoin Group of Companies, Edy Purnomo, S.AB, GM Kanwil Jawa Timur.
Buka Festival Pandawa Ke X, Wagub Cok Ace Ajak Semua Komponen Pariwisata Sinergi Lakukan Pembenahan
Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam kunjungannya didampingi Kadis Pertanian dan Pangan, Kabid Pertanian, Konsultan Pendamping PLUT KUMKM Kab Jembrana, Perwakilan Petani porang Jembrana. Dalam acara ini juga dipaparkan terkait pengembangan komoditas porang dari hulu sampai ke hilir. Inilah yang menjadi hal menarik bagi Bupati Jembrana untuk dapat melakukan studi tiru.
Direktur Utama PT. Anugerah Porangkaya Indonesia H. Eko Susilo NH, SE. MM dalam paparannya menyampaikan bahwa PT. Anugerah Porangkaya Indonesia adalah kemitraan dari hulu sampai hilir sekaligus menciptakan pengusaha-pengusaha sukses pada budidaya porang. PT. API yang bekerjasama dengan KADIN Banyuwangi ingin memberikan manfaat ke banyak orang dalam budidaya porang.
Beraninya Warga Serobot lahan, Bangun Rumah di Tanah Milik Orang Lain
Eko juga menyampaikan bahwa sektor pertanian yang pertama kali menggunakan teknologi Blockchain di Indonesia adalah pada porang ini. Teknologi ini mendekatkan petani dengan konsumen sekaligus menciptakan sinergi antara petani, pengusaha dan konsumen. Pak Bupati jangan khawatir, panen porang berapa puluh ton, kita Terima, ungkap Eko Susilo selalu Dirut. PT. API.
“Sekarang porang adalah komoditas yang luar biasa manfaatnya, seperti obat/industri farmasi, bahan industri kertas, industri tekstil, bahan pengganti agar-agar, isolator listrik, pembuat bahan anti air, bahan pengental es krim, industri penjernih air, Lem ramah lingkungan, dan bahan makanan. Banyak manfaat sehingga jangan khawatir untuk kedepannya, sangat menjanjikan,” terang Eko Susilo.
WBP Lapas Kls IIB Singaraja Latihan Pramuka
Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba sangat senang dan mengapresiasi acara yang dimotori oleh kreator porang, dimana porang di kolaborasi dengan teknologi dan industri. Sangat bermanfaat sekali, hari ini porang sudah menjadi komoditas yang juga dikembangkan oleh masyarakat Jembrana. Ia juga menyebut porang adalah komoditas negeri yang bernilai tinggi sehingga potensial dikembangkan di Jembrana.
“Kami hadir dengan tokoh-tokoh yang terlibat dalam porang ini merasa bahagia dan senang. Harapan mereka kembali tinggi dan tumbuh kembali. Acara kedepan kita akan melakukan hal yang sama, mengadakan sarasehan atau gatering untuk porang Jembrana,” ungkap I Nengah Tamba.
I Nengah Tamba juga mengungkapkan rasa nikmat ketika merasakan makanan dari nasi yang terbuat dari bahan porang, beras tanpa gula, beras anti kangker, boleh dong ambil mentahnya, rasanya halus, tidak lengket di gigi, ungkap Bupati Jembrana sambil menikmatinya. Red






