Persindonesia.com Jembrana – Satu-satunya obyek wisata peninggalan Bupati I Gede Winasa yang sampai saat ini terkesan mangkrak di Desa Delodberawah yaitu kolam renaqng dan kolam rekreasi segera di revitalisasi menggunakan anggaran dana DAK pemerintah pusat.

Obyek wisata satu-satunya yang ada di Kecamatan Mendoyo tersebut yang memberikan kontribusi bagi Pemkab Jembrana tersebut mulai didirikan pada tahun 2004 terkesan mangkrak terutama kolam rekreasi yang berada disebelah utara kolam renang. Terkait kolam renang saat ini sudah mulai beroprasi yang sempat tutup dikarenakan pandemi Covid-19 sudah hampir selama 3 tahun.
Unjuk rasa 11 April, Kapolri: kawal dengan Humanis, dan Jaga Kesucian Bulan Ramadan
Bupati Jembrana I nengah Tamba saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan obyek wisata satu-satunya yang ada di Kecamatan Mendoyo untuk nantinya mendongkrak PAD Jembrana segera direvitalisasi. Senin (11/4/2022).
“Kita segera merevitalisasi kolam renang dan kolam rekreasi tersebut mempergunakan anggaran dana DAK 2023. “Kita harus berdoa sekarang mudah-mudahan bisa terealisasi. Terkait anggaran, kita akan minta ke pusat sebanyak 25 miliar,” terangnya.
PHH Lanal Babel Siaga Antisipasi Unjuk Rasa Mahasiswa Secara Nasional
Obyek wisata tersebut, lanjut Tamba, akan ditata mulai dari Patung Duyung sampai ke kolam renang, nanti pengelolaannya akan dikelola oleh Perumda Jembrana. “Saya mohon doa restu kepada masyarakat agar segera terealisasi. Kita mempunyai destinasi yang sangat bagus, kemarin sudah saya cek keberadaannya renacanya nanti aka nada 3 kolam renang disana,” ucapnya.
Terkait keberadaan kolam pancing yang ada disebelah utara kolam renang, menurut Tamba, itu semua akan dirubah dijadikan wisata modern (semi waterboom). “Dikarenakan adanya pandemic covid yang sudah terjadi hampir 3 tahun lamanya, ini baru sempat kita realisasi. Ya kami mohon doa restu kepada masyarakat Jembrana apa yang kami perjuangkan agar segera terealisasi,” tutupnya.






