BONDOWOSO, Persindonesia.com – Menjelang hari raya idul Fitri bahan pangan atau kebutuhan rumah tangga melambung tinggi mengakibatkan masyarakat menjerit serta mengeluhkan. (30 Maret 2024)
Salah satunya kelangkaan GAS LPG yang sampai saat ini menjadi momok menakutkan oleh masyarakat, di karenakan GAS LPG adalah salah satu fungsi pokok yang berperan penting di era moderen pasa saat ini.
Dari pantauan awak media di lapangan sangat megejutkan bahwa benar-benar langka serta suliktnya mendapatkan GAS LPG di setiap toko atau pasar.
Demi mencegah penimbunan GAS LPG dari tangan-tangan nakal oknum penjual di pasar Camat Sukosari PROBO SH. Terjun langsung ke pasar dan toko bersama angota polisi pamong praja (pol PP) di dampingn Kanit Reskrim polres Sukosari,Kanit Intel Polsek Sukosari, perangkat desa sukosari lor bersrta anggota Koramil sukosari.
Dari hasil konformasi di lapangan ternyata GAS LPG bukan di timbun melainkan memang pengiriman dari distributor di kurangin jadi agen tidak bisa berbuat apa-apa, namun demi tercukupnya GAS LPG agen memberikan jatah per rumah satu tabung.
Probo SH, akan tetap memantau serata mengawasi keluar masuknya GAS LPG tersebut demi memaksimalkan kebutuhan masyarakat tersebut tentunya selalu berkoordinasi bersama Polsek, Koramil, apa bila ada toko atau agen yang menjual GAS LPG dari harga normal kami akan tindak tegas”ucapnya”
Inbuh “PROBO “kami berharap kepada agen atau toko yang menjual GAS LPG semoga bisa di ajak bekerja sama untuk mewujutkan Sukosari kususnya kondusif.
(Edy/imam)






