Cuaca Buruk, Perahu Selerek Milik Nelayan Jembrana Tenggelam di Perairan Pulukan

Persindonesia.com Jembrana – Akibat cuaca buruk saat berlayar perahu selerek milik nelayan Jembrana, Haji Dikin dikabarkan tenggelam di perairan Desa Pulukan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana pada Kamis (2/1/2024) sekitar Pukul 02.00 Wita.

Perahu bertuliskan Bintang Cahaya ini mengangkut sebanyak 15 orang nelayan dan seluruhnya selamat. Kejadian ini bermula saat perahu yang dinahkodai oleh juragan Bazar ini berangkat dari Pelabuhan PPN Pengambengan pada Rabu (1/1/2025) sore untuk mencari ikan di perairan Tabanan.

Gudang Café Gula-Gula Delod Berawah Terbakar

Saat dikonfirmasi, Danposal Pengambengan, Letnan Laut I Komang Didik Wirahadi membenarkan adanya laporan perahu tenggelam di Perairan Desa Pulukan. Ia juga menjelaskan, perahu tersebut saat dalam perjalanan pulang dini hari, perahu diterjang angin kencang dan gelombang tinggi di sekitar perairan Pulukan.

“Perahu nelayan di Pengambengan biasanya berangkar melaut bergandengan, satu mengangkut hasil tangkap dan satu lagi mengangkut jaring. Jadi, perahu selerek pengangkut hasil tangkapan yang tenggelam. Seluruh awak perahu berjumlah 15 orang diselamatkan perahu lainnya,” terangnya. Jumat (3/1/2025).

Misteri Hilangnya Pendaki WNA Asal Korsel di Gunung Agung Terungkap

Leebih jelasnya Didik mengatakan, seluruh nelayan saat ini sudah pulang ke rumah masing-masing. Namun terkait perkiraan kerugian yang dialami, pemilik perahu masih belum memperkirakan kerugiannya. “Kami masih belum bisa melakukan tindakan, sebab cuaca di selatan Jembrana saat ini masih belum bersahabat,” jelasnya.

Ia menghimbau, kepada seluruh nelayan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat musim hujan. “Kami terus berupaya memberikan informasi cuaca terkini kepada nelayan agar dapat menghindari risiko kecelakaan di laut,” himbaunya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *