Rapat Lintas Sektoral di Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Jum’at (27/3/2026), jelang penyelenggaraan Festival Kampung Bintang 2026
Pangkalpinang, persindonesia.com –
Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan pelaksanaan Festival Kampung Bintang 2026 melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Jumat (27/3/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sesuai rencana.
Rapat tersebut melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari aparat keamanan, organisasi perangkat daerah, hingga komunitas dan pelaku usaha. Sinergi ini dinilai krusial mengingat festival akan menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam jumlah besar.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Irma Mutiah Sari, menyampaikan bahwa progres persiapan kegiatan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Persiapan Festival Kampung Bintang saat ini sudah sekitar 80 persen. Rapat ini kami lakukan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat bersinergi sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengantisipasi berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
Ia menjelaskan, minat masyarakat untuk mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan dalam festival menunjukkan tren positif. Panitia saat ini masih melakukan pendataan jumlah peserta yang telah mendaftar.
“Pendaftaran peserta lomba cukup banyak, saat ini masih dalam tahap pendataan. Untuk bazar UMKM, sekitar 70 pelaku usaha telah menyatakan siap berpartisipasi,” ungkapnya.
Keterlibatan pelaku UMKM juga menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Tercatat puluhan pelaku usaha akan ambil bagian dalam bazar kuliner Chinese halal yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
Festival Kampung Bintang 2026 ini merupakan agenda perdana yang mengangkat tradisi Ceng Beng dalam konsep festival terbuka.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga bisa menjadi agenda tahunan yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat,” pungkas Irma.
Dengan persiapan yang terus dimaksimalkan, Pemkot Pangkalpinang optimistis festival ini dapat terselenggara secara meriah dan menjadi salah satu agenda unggulan yang berkelanjutan di masa mendatang. (B2N)






