Persindonesia.com Jembrana – Melandainya kasus Covid-19 di Bali bertepatan di menjelang Hari Raya Lebaran diperediksi arus mudik diduga akan meningkat dari tahun sebelumnya, hal tersebut juga dipengaruhi dengan dihapusnya syarat surat kesehatan vaksinasi booster bagi PPDN. Untuk mengantisipasi membludaknya pemudik yang akan keluar Bali, Polres Jembrana sudah menyiapkan 5 titik kantong parkir di beberapa wilayah di Jembrana.
Saat dikonfirmasi awak media Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, secara umum pelaksanaan plaksanaan pengamanan lebaran ini untuk Ops Ketupat 2022 nanti melibatkan 280 personil dan juga nanti ada penebalan personil melalui kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan sebanyak 207 personil totalnya sebanyak 487 personil. Selain itu pengamanan juga dilakukan di obyek wisata.
“Untuk pelaksanaan pengamanan lebaran nanti, kami sudah menyiapkan 5 titik kantong parkir untuk memeriksa pemudik, dan akan berkoordinasi dengan semua stake holder ada. 5 titik kantong parkir yang kami siapkan diantaranya Terminal Negara, untuk kendaraan kecil berasa di depan daeler Suzuki dan terakhir nanti di areal kargo Kelurahan Gilimanuk,: terangnya. Rabu (20/4/2022).
Untuk arus mudik, lanjut Dewa Gde, pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas, dan begitu pula arus yang masuk ke Bali pemeriksaan akan di pokuskan di areal Teluk Gilimanuk tepatnya di Water Bee untuk kantong-kantong parkir nantinya. “Kita juga menyiapkan Pos Pelayanan di Pelabuhan Gilimnauk untuk tempat integrasi semua laporan dan memantau araus mudik baik dari arah Denpasar maupun yang ada di Pelabuhan Ketapang yang akan menyebrang ke Pelabuhan Gilimanuk. Disana juga sudah disiapkan CCTV,” tuturnya.
Ruas Jalan Jenderal Sudirman Toboali Macet,Ini Penyebab
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak memanfaatkan hari yang mendekati lebaran, dan memersilahkan bagi para pekerja mengambil hari biasa agar tidak terjadi antrean panjang. “Jika masyarakat yang bekerja dan sudah diberikan ijin silahkan untuk mengatur waktu sehingga tidak ada penumpukan di hari tertentu. Untuk hari ini peningkatan arus mudik belum terlihat, masih dikisaran 9000 9000 orang yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Namun demikian, jumlah itu belum signifikan dan masih tergolong normal,” jelasnya.
Dewa Gde juga menghimbau kepada para pemudik agar segera mengikuti vaksin booster. Untuk mengantisipasi ada warga yang belum tervaksin booster, kita sudah siapkan Pos Pelayanan Vaksinasi di Pelabuhan Gilimanuk, saya harapkan warga sudah jauh-jauh hari melakukan vaksinasi agar tidak terjadi penumpukan gi Gilimanuk.
Antisipasi Mudik Lebaran, Forkopimda Jatim Gelar Rapat Kordinasi
Terkait dengan keabsahan alat transportasi menghindari adanya travel bodong, pihaknya sudah mengadakan pemeriksaan jauh-jauh hari sebelumnya, dan juga sudah dilakukan sosialisasi dan pengecekan terhadap travel-travel tersebut. “Kami juga masih akan melakukan pemeriksaan vaksinasi bagi warga yang mudik, dan di setiap kantong-kantong parkir kita sudah siapkan fasilitas kesehatan seperti fasilitas rapid tes antigen vaksinasi,” tutupnya. (S/Ida)






