Diskominfo Jembrana Gelar Penilaian Indeks KAMI dan IKASANDI 2026, Kematangan Keamanan Siber Pemkab Diukur BSSN

Persindonesia.com Negara – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jembrana menggelar workshop sekaligus penilaian Indeks Keamanan Informasi (KAMI) dan Indeks Keamanan Informasi Persandian (IKASANDI) Tahun 2026, dalam upaya memperkuat tata kelola keamanan informasi dan mengukur tingkat kematangan keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 November 2026, di Ruang Rapat Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana itu dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, Senin (2/11/2026).

Turut mendampingi Sekda dalam pembukaan acara tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana I Made Cipta Wahyudi, Inspektur Daerah yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Dukcapil Ni Wayan Koriani, Kepala Bidang Infrastruktur dan Aplikasi Diskominfo Jembrana, serta tim teknis pengelolaan keamanan informasi dan persandian Diskominfo Jembrana.

Acara ini juga dihadiri Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfos Provinsi Bali I Putu Sundika. Sementara itu, bertindak sebagai narasumber sekaligus tim penilai teknis adalah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (Deputi III), yakni Mochamad Jazuly, S.S.T.TP dan Achmad Rahandrianto, S.Tr.Kom, yang menjabat Sandiman pada Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan Daerah BSSN.

Sapi di Pangyangan Mati Positif Rabies, Kasus Gigitan Kedua Menunggu Hasil Lab BBVet

Dalam pelaksanaan asesmen, tim penilai dari BSSN melakukan serangkaian wawancara serta verifikasi mendalam terhadap dokumen dan bukti dukung yang disiapkan Tim IKASANDI Diskominfo Jembrana. Proses evaluasi ini bertujuan mengukur tingkat kesiapan, penerapan tata kelola keamanan informasi, serta optimalisasi penyelenggaraan fungsi persandian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Sekda I Made Budiasa menegaskan pentingnya langkah strategis ini untuk menjaga kepercayaan publik di era digital. Ia menyatakan Pemkab Jembrana menyambut baik dan mendukung penuh workshop serta penilaian tersebut, karena keamanan informasi dan ketahanan siber kini menjadi prioritas utama pelayanan publik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jembrana, kami menyambut baik dan mendukung penuh digelarnya workshop serta penilaian Indeks KAMI dan IKASANDI ini. Di era transformasi digital yang bergerak cepat, keamanan informasi dan ketahanan siber bukan lagi sekadar pilihan, melainkan prioritas utama dalam meyakinkan pelayanan publik yang andal, transparan, serta terlindungi dari ancaman siber,” tegas I Made Budiasa.

Melalui penyelenggaraan workshop dan penilaian ini, Pemkab Jembrana berkomitmen terus meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan sumber daya manusia (SDM) dan keandalan sistem persandian daerah. Langkah ini diharapkan mampu menjamin kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data pemerintahan secara berkelanjutan dalam menunjang penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Digital (PemDi).