Persindonesia.com Jembrana – Saat ditinggal bekerja oleh pemilik rumah, hanya ada anak dan keponakan, Rumah semi permanen yang berukuran 7×5 meter milik I Gede Yudiasa, warga Banjar Delod Pempatan, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana hangus terbakar, diduga konsleting listrik pada hari Jumat (13/10) siang.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mendoyo Kompol I Putu Suarmadi mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 wita. Saat itu, anak dan keponakan korban sedang berada di rumah. “Saat kejadian, anak korban melihat kepulan asap dari dalam rumah, kemudian membuka pintu dan mendapati bahwa api sudah menyala di dalam kamar,” terangnya. Jumat (13/10/2023).
Sejumlah Jalan dan Jembatan di Jembrana Segera Diperbaiki Gunakan BKK Badung
Menurut Suarmadi, korban dan istrinya saat itu tidak berada di rumah karena sedang bekerja. Ibu korban, yang mengetahui peristiwa tersebut meminta bantuan kepada tetangga untuk memadamkan api secara manual. “Saat itu salah satu warga menghubungi pihak Damkar Jembrana. Api baru bias dipadamkan pada pukul 14.00 wita,” jelasnya.
Dalam kebakaran itu, lanjut Suarmadi, sejumlah barang-barang milik korban terbakar, antara lain dua unit televisi, satu unit kulkas, satu unit laptop, dua springbed, dua lemari kayu, satu ranjang, satu gram perhiasan emas, uang tunai Rp 500.000, dan pakaian.
Dampak Kekeringan, Air Bendungan Palasari Surut, Bupati Tamba Ajak Jaga Hutan
“Dari hasil olah TKP kebakaran diduga berasal dari sambungan kabel instalasi atas yang kemudian menjalar dan membakar kayu usuk atap dan kusen pintu dan jendela kamar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan diperkirakan korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 60 juta,” pungkasnya. Sur






