Dituding DPRD Jembrana Tak Tanggapi Tarif PDAM, Dijawab Langsung Ketua Komisi II

Persindonesia.com Jembrana – Keluhan dari beberapa warga terkait tarif rekening air Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana yang diduga ada kebocoran instalasi pelanggan sehingga tagihan terjadi pembengkaan dikarenakan adanya kerusakan pada water meter pelanggan. Terkait hal tersebut menjadi viral dimedia sosial sehingga salah satu pengguna medsos menuding DPRD Jembrana sebagai perwakilan rakyat tidak mengecek terkait keluahan warga tersebut.

Disamping itu, keluhan dari warga tersebut pada hal sudah ditanggapi langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya sebelumnya, ia mengatakan, munculnya keluhan dari pelanggan yang terjadi beberapa bulan terakhir karena ada perbaikan sistem pencatatan digital. “Awalnya manual pencatatan water meter, menggunakan aplikasi pencatatan yang menggunakan teknologi android,” jelasnya. Senin (26/9/2022).

Wagub Cok Ace : Bali Siap Sambut World Tourism Day 2022

Menurutnya, perubahan sistem pencatatan ini berdasarkan saran dari BPKP karena antara air yang dikeluarkan dengan pendapatan tidak sesuai. Diduga penyebabnya ada kebocoran, sehingga pendapatan lebih rendah dari air yang keluar. Kebocoran ini, tidak hanya di pelanggan tetapi di jaringan utama.  “Kami siap melakukan penyesuaian tarif, kalau ada kebocoran instalasi pelanggan harus diperbaiki,” tegasnya

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Jembrana I Ketut Suastika, S.Sos., MH yang kerap dipanggil Cohok menanggapi kritikan dari salah satu akun di media sosial, ia menjelaskan, dirinya sebagai Ketua Komisi II DPRD Jembrana yang membidangi salah satunya PDAM menegaskan sampai saat ini tidak ada kenaikan tarif.

Road Show Pengurus Wilayah DGP8 BALI

“Sampai saat ini tidak ada kenaikan tarif PDAM, tarif ini masih menggunakan tarid PDAM tahun 2018. Adanya kasus di Melaya itu karena ada upgrade kilometer PDAM. Dikarenakan ada kenaikan tarif PDAM sampai 3 kali lipat akan kami cari tahu. Terkait masalah pelayanan itu menjadi fokus perhatian kita, karena kita adalah pelanggan PDAM,” pungkasnya. Sur

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *