PERSINDONESIA.COM – Wakil Bupati (Wabup) Bangli, I Wayan Diar menghadiri Seminar Anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Kegiatan seminar yang berlangsung di gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) kantor Bupati Bangli, Kamis (30/7) ini menghadirkan narasumber dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali, I Made Ariasa.
Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh lapisan masyarakat bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga. Mereka memiliki hak mendasar untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
Baca Juga : Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Bangli Gelar Pelatihan KHA 2024
”Menyayangi anak bukan hanya memberikan kasih sayang, tetapi juga memastikan mereka memperoleh pendidikan yang baik, ruang untuk menyampaikan pendapat, kesempatan mengembangkan potensi, serta perlindungan dari berbagai ancaman yang dapat menghambat tumbuh kembangnya,” ujar Wabup Diar dalam sambutannya.
Menurut Diar, seminar yang mengangkat sub tema “Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya” sangat relevan dengan realitas kehidupan saat ini, di mana anak-anak tumbuh pesat di tengah gempuran teknologi dan informasi.
Meskipun digitalisasi membuka ruang belajar yang luas, Diar mengingatkan adanya tantangan nyata seperti tekanan sosial, perundungan (bullying), hingga penyalah gunaan media digital yang berpotensi mengganggu kesehatan mental anak.
Oleh karena itu, membangun ketahanan mental menjadi bekal yang sangat penting. “Anak yang memiliki ketahanan mental akan mampu mengenali potensi dirinya, mengelola emosi dengan baik, menghadapi tantangan secara positif, serta bangkit dari kegagalan. Inilah yang akan melahirkan generasi yang tangguh dan berdaya,” ungkapnya.
Pemkab Bangli terus berkomitmen untuk memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan terbaik melalui berbagai program serta kebijakan strategis. Komitmen berkelanjutan ini pun membuahkan hasil dengan diraihnya predikat Kabupaten Layak Anak tingkat Madya oleh Kabupaten Bangli.
Pihaknya berharap kepada para peserta seminar agar memanfaatkan momentum ini untuk memperkaya pengetahuan, memperkuat karakter, serta bijak dalam menggunakan teknologi demi berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Kata Diar, keberhasilan pembangunan Bangli Era Baru tidak hanya diukur dari fisik atau infrastruktur semata, tetapi juga dari lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Baca Juga : Paban Renspers Lantamal XII Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Ke-40 Tahun 2024
”Membangun masa depan Bangli berarti mempersiapkan anak-anak Bangli hari ini agar mampu menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak pembangunan di masa depan,” pungkasnya seraya mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Bangli, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bangli, para Pimpinan Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Bangli, Ketua APSAI Bangli, Ketua Yayasan ABSA, Duta Genre Bangli, Jegeg Bagus Bangli 2026, pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Bangli, serta ratusan siswa peserta seminar.(*)






